Beranda Berita Utama Viral Pria di Atap Sekolah Pondokgede Dinarasikan Maling, Polisi: Orang Stres

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Viral video seorang pria berada di atap SD Syaiful Islam Ikhwan di Kelurahan Jaticempaka Kecamatan Pondokgede Kota Bekasi.
Dalam video yang beredar, pria tersebut tampak membawa bambu dan merusak atap. Sementara beberapa orang tampak berusaha menangkapnya.
Beredar, pria itu dinarasikan sebagai maling yang melarikan diri ke atap sekolah setelah diduga kepergok hendak melakukan pencurian. Namun, kemudian terungkap bahwa pria tersebut diduga mengalami depresi.
Menurut Ketua RT 07 RW 02, Marali, kejadian terjadi pada Selasa (29/3). Dari keterangan warga, pria itu sebelumnya berkeliling di sekitar lingkungan sebelum naik ke atap sekolah, masjid, dan dua rumah warga.
“Keterangan dari warga bahwa orang itu sekitar jam 8 keliling dulu dekat sekolah, setelah itu naik ke sekolah sambil lewat ke arah masjid terus ke rumah pak Sirait,” kata Marali dalam video yang diunggah akun Instagram Ikayasfi, dikutip Radar Bekasi, Rabu (2/4).
Setelah berada di atap rumah warga atas nama Sirait, pria tersebut melemparkan genting ke arah pengemudi ojek online yang sedang melintas. Setelah itu, ia kembali melarikan diri ke atap masjid dan SD Syaiful Islam Ikhwan.
“Terus masa banyak dia sambil lewat sambil jatuhin genting,” katanya.
Pria tersebut akhirnya berhasil diturunkan oleh warga bersama petugas Bhabinkamtibmas dan Disdamkarmat, lalu diikat.
“Terus datang Kanit Reskrim Pondokgede dibawa ke RS Kramat Jati terus dibawa ke Polsek Pondokgede,” tuturnya.
Ia menambahkan, pria tersebut telah menaiki empat atap, yaitu atap sekolah, masjid, rumah kosong, dan rumah warga atas nama Pak Sirait. Marali juga menegaskan bahwa pria tersebut diduga mengalami depresi
“Depresi, di rumah Pak Sirait pun cuma di atas nggak masuk ke dalam. Yang depresi ini pun nggak bawa apa-apa, yang dikira pisau ternyata keramik,” tuturnya.
Marali menyatakan bahwa pria tersebut bukan warga setempat, karena tidak ada yang mengenalnya.
“Warga jauh karena banyak warga di sini nggak ada satu pun yang kenal,” katanya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pondokgede, AKP Slamet Haryadi, mengonfirmasi bahwa pria tersebut memang diduga mengalami depresi.
“Itu orang stres,” katanya. (oke)