Beranda Berita Utama Korlantas: Waspada Cuaca Hujan Saat Arus Balik Lebaran 2025

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso mengingatkan pemudik untuk waspada terhadap cuaca hujan saat arus balik Lebaran.
Menurut Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, kondisi cuaca mulai dari Pejagan hingga Cisumdawu, khususnya di Pos Terpadu Cileunyi, masih hujan. Oleh karena itu, para pengemudi diminta untuk lebih berhati-hati, terutama karena kontur jalan di Tol Cisumdawu yang cukup menantang.
“Untuk kondisi cuaca, mulai Pejagan sampai Cisumdawu, khususnya di Pos Terpadu Cileunyi, saat ini masih hujan. Pengemudi yang akan berwisata, kembali berwisata, atau mudik, perlu ekstra kehati-hatian,” ujarnya saat meninjau arus lalu lintas di Tol Cisumdawu (Cileunyi, Sumedang, Dawuan) dan Pos Terpadu Cileunyi, Rabu (2/4), dikutip dari Korlantas Polri.
Brigjen Pol Raden Slamet Santoso juga mengungkapkan bahwa untuk memperlancar pergerakan kendaraan, dilakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem One Way untuk jalur Garut, Tasik, dan Bandung.
“Kami sudah menerapkan One Way dari Garut menuju Bandung, dan sore hari nanti akan diberlakukan sebaliknya, yaitu One Way dari Garut menuju Bandung. Sebelumnya, pagi hari ada One Way dari Bandung menuju tempat wisata di Garut, seperti Pengalengan,” tambahnya.
Meskipun demikian, ia menjelaskan bahwa pergerakan kendaraan di titik krusial Cileunyi masih terpantau lancar. Namun, mengingat cuaca yang masih hujan, ia tetap mengingatkan pengemudi untuk berhati-hati agar sampai tujuan dengan aman.
“Alhamdulillah, dari berbagai arah di Cileunyi, pergerakan kendaraan masih berjalan lancar. Namun, dengan kondisi hujan, saya imbau pengemudi untuk selalu berhati-hati agar bisa sampai ke tujuan dengan aman,” jelas Brigjen Pol Raden Slamet Santoso.
Dirgakkum Korlantas Polri juga mengingatkan para pemudik untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan mengikuti informasi terkait pengaturan lalu lintas seperti pelaksanaan Contraflow, One Way, serta sistem pengaturan lainnya agar terhindar dari kemacetan.
“Nanti pada saat arus balik, perhatikan kondisi cuaca dan informasi yang disampaikan kepolisian terkait pengaturan lalu lintas seperti Contraflow, One Way, One Way Lokal, dan One Way Nasional. Ini penting agar pemudik tidak terjebak dalam kepadatan yang bersamaan,” tegasnya.
Selain itu, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso menekankan bahwa pengaturan jalur One Way berbeda dengan jalur normal. Di jalur One Way, lajur kanan digunakan untuk kendaraan yang lebih lambat, sedangkan lajur kiri digunakan untuk mendahului. Rest area di jalur One Way pun berada di sebelah kanan, yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh pengemudi.
“Jadi, jika memasuki jalur One Way, perlu diketahui bahwa pengaturan jalannya berbeda. Di jalur One Way, lajur kiri dipakai untuk mendahului, dan rest area-nya ada di kanan,” pungkasnya. (oke)