Ratusan TNI Dikerahkan Evakuasi Bangkai Kendaraan Usai Polres Jakarta Timur Diamuk Massa

13 hours ago 7

Beranda Berita Utama Ratusan TNI Dikerahkan Evakuasi Bangkai Kendaraan Usai Polres Jakarta Timur Diamuk Massa

Evakuasi bangkai kendaraan di depan Markas Polres Metro Jakarta Timur, pasca aksi kerusuhan, Sabtu (30/8/2025) dini hari. Foto: Zakky Mubarok/radarbekasi.id.

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Seratus orang prajurit TNI dari satuan Pusat Peralatan Angkatan Darat Kodam Jaya (Paldam Jaya), dan 4 unit alat berat, berjibaku mengevakuasi bangkai kendaraan pasca aksi kerusuhan yang berujung anarkis di depan Polres Metro Jakarta Timur, Sabtu (30/8/2025) dini hari.

Brigjen TNI Nugroho Imam Komandan Korem 051/wijayakarta, mengungkapkan, terdapat 11 unit mobil dan sejumlah sepeda motor yang dibakar massa aksi, saat terpakir di depan Polres Metro Jakarta Timur.

“Semalam ada aksi unjuk rasa, yang berujung anarkis, ya. Ada beberapa kendaraan dibakar, ini ada 11 unit mobil dibakar, kemudian motor-motor juga ada,” ujar Imam kepada radarbekasi.id saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (30/8/2025).

BACA JUGA: Massa Bakar Gedung Depan Markas Mako Brimob

Imam menjelaskan pihaknya akan mengumpulkan terlebih dahulu bangkai kendaraan tersebut di lahan kosong milik Denzipur untuk proses identifikasi.

Menurutnya, masyarakat yang merasa dan memiliki kendaraan itu dapat melihat langsung di lokasi itu. Ia menekankan bahwa yang terpenting saat ini adalah memastikan akses lalu lintas di depan Polres Metro Jakarta Timur dapat digunakan kembali oleh warga.

“Ya, jadi nanti akan kita kumpulkan dulu, di depan ada lahan kosong, yang dimiliki Denzipur, kita kumpulkan di situ, baru di proses identifikasi atau masyarakat yang memang mempunyai akan bisa melihat di sana. Yang terpenting adalah jalan ini bisa kita diakses oleh masyarakat dulu,” ucap Imam.

Dandim Jakarta Timur Letkol TNI Marpaung mengatakan, proses evakuasi bangkai kendaraan berjalan dengan baik. Ia menyebut evakuasi berjalan sesuai harapan, di mana kolaborasi antara TNI dan warga dapat terjalin dengan baik, terlihat dari dukungan penuh masyarakat di lapangan.

“Saya lihat ini masyarakat welcome ya. Tidak ada hambatan, berjalan dengan baik ini yang kita harapkan kolaborasi antara TNI dengan masyarakat berjalan dengan baik. Kan bisa dilihat kan mereka men-support. Tidak ada hambatan,” jelas Marpaung.

Ia mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kondusivitas wilayah masing-masing, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar, tidak menemui hambatan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan, menyatakan, tercatat lima Polsek di Jakarta Timur telah diserang massa aksi

“(Polsek) Matraman, Makasar, Ciracas, Jatinegara, Cipayung yang diserang massa,” ujar Dicky Fertoffan, kepada wartawan, Sabtu (30/8/2025). (cr1)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |