Beranda Pendidikan FKPP Kota Bekasi: 60 Persen Santri Masuk Pesantren atas Keinginan Orangtua
ILUSTRASI: Sejumlah santri Al-Hidayah Nurul Ummah Bojongsari Jatisari Jatiasih Kota Bekasi, membaca Al Qur’an di pondok pesantren. FOTO: ISTIMEWA
RADARBEKASI.ID, BEKASI — Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Bekasi, Ismail Anwar, mengungkapkan bahwa sebagian besar santri masuk pesantren atas keinginan orangtua.
“Yang 60 persen murni keinginan orangtua agar anaknya masuk ponpes,” ujar Ismail kepada Radar Bekasi, Selasa (5/5).
Ia mengatakan, pesantren kerap menjadi pilihan setelah siswa tidak tertampung di sekolah negeri. Saat ini, rata-rata daya tampung pesantren di Kota Bekasi telah mencapai sekitar 70 persen dari target.
Untuk mencapai kapasitas penuh, pesantren biasanya masih menunggu hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) sekolah negeri.
“Biasanya nunggu hasil pengumuman SPMB sekolah negeri,” ucapnya.
Ismail menilai, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pesantren masih tinggi. Karena itu, menurutnya, pesantren di Kota Bekasi perlu terus meningkatkan mutu pendidikan.
“Tugas kami adalah berupaya untuk meningkatkan mutu, yaitu mutu pendidikan formal maupun non formal,” katanya.
Ismail menilai, pesantren di Kota Bekasi terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam proses pembelajaran.
“Kami akan menyesuaikan perkembangan teknologi, khusunya untuk pembelajaran formal para santri,” tandasnya. (dew)

20 hours ago
17

















































