Beranda Olahraga Bola Alasan Keamanan, Laga Panas Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda
Suporter Persija menyalakan flare usai ditahan imbang Persib Bandung 2-2 di Stadion Patriot, Kota Bekasi, beberapa waktu lalu. Foto: Zakky Mubarok/Radar Bekasi.
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Laga panas antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung dipastikan batal digelar di Jakarta. Pertandingan pekan ke-32 Super League Indonesia itu dipindahkan karena pertimbangan keamanan di ibu kota.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (10/5/2026) sejatinya akan dimainkan di kandang Persija. Namun, tim Macan Kemayoran tersebut harus rela kehilangan kesempatan tampil di hadapan pendukung sendiri.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengungkapkan bahwa situasi keamanan di Jakarta sepanjang Mei menjadi salah satu pertimbangan utama. Menurutnya, rangkaian agenda massa di ibu kota, termasuk momentum peringatan Hari Buruh atau May Day, membuat pihak kepolisian tidak memberikan izin pertandingan digelar di Jakarta.
Keputusan tersebut sempat menimbulkan tanda tanya lantaran peringatan Hari Buruh berlangsung pada 1 Mei, sedangkan duel Persija kontra Persib baru akan digelar pada 10 Mei 2026.
“Seperti diketahui bahwa bulan Mei adalah bulan yang banyak sekali agenda-agenda yang tentunya dikhawatirkan menimbulkan hal-hal yang di luar daripada kewenangan atau keinginan dari aspek sepak bola itu sendiri,” kata Ferry Paulus di Mabes Polri, dikutip dari JawaPos, Kamis (7/5/2026).
“Teman-teman kan juga melihat salah satu apa namanya, beberapa runtutan yang ada di Jakarta ini mulai dari May Day, ada Hari Buruh dan sebagainya. Nah, itu yang ada kekhawatiran yang kami di liga juga merasa penting untuk dialihkan di tempat lain, tetapi waktu dan apa namanya, jamnya tetap diselenggarakan di tanggal 10 dan jam sore,” sambungnya.
Ferry menjelaskan, pihak operator sempat mencari alternatif stadion di Pulau Jawa maupun Bali agar laga tetap berlangsung lebih dekat dengan basis suporter kedua tim. Namun, opsi tersebut terkendala jadwal pertandingan klub lain yang juga menggelar laga kandang pada pekan yang sama.
Beberapa klub seperti Persis Solo, PSIM Yogyakarta, hingga Arema FC diketahui memiliki agenda pertandingan kandang berdekatan dengan jadwal Persija versus Persib.
“Di Pulau Jawa yang lainnya juga belum bisa diterima ya. Selain memang ada klub dari Jawa sendiri yang bertanding di waktu yang bersamaan, dan satu hari atau satu hari sebelum dan sesudah dari pertandingan tanggal 10. Oleh karena itu, ya hanya tempat yang ada di sana,” urainya.
Rencana awal memindahkan pertandingan ke Bali pun akhirnya batal dilakukan karena Bali United juga akan menjalani laga kandang melawan Borneo FC pada 11 Mei mendatang.
“Semula kita merencanakan untuk di Bali. Tetapi Bali bertanding tanggal 11. Bahwa regulasi kita melarang untuk berhimpitan bertanding di satu stadion di hari yang berdekatan,” tambah Ferry Paulus.
Dengan berbagai keterbatasan tersebut, Stadion Segiri di Samarinda menjadi pilihan paling memungkinkan. Apalagi, pada pekan ke-32 tidak ada pertandingan lain yang digelar di Kalimantan Timur karena Borneo FC menjalani laga tandang.
“Jadi di Kalimantan Timur nggak ada pertandingan lain selain pertandingan yang akan kita gelar antara Persija dan Persib,” terang Ferry Paulus.
Pemindahan venue ini tentu menjadi kabar kurang menyenangkan bagi suporter Jakmania yang telah lama menantikan duel klasik digelar kembali di Jakarta. Pasalnya, sudah tujuh tahun Persija tidak menjamu Persib di kandang sendiri di Ibu Kota.
Meski begitu, pertandingan tetap akan digelar dengan kehadiran penonton sehingga Jakmania masih diperbolehkan memberikan dukungan langsung di Stadion Segiri Samarinda. (zak)

9 hours ago
18

















































