Beranda Entertainment Umi Pipik Tegaskan Setuju Poligami, Tapi Beri Peringatan Keras: Jangan Sampai Menyakiti Istri
Potret Umi Pipik. Foto: Tangkap Layar Instagram @_ummi_pipik_
RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Pipik Dian Irawati atau yang akrab disapa Umi Pipik menegaskan sikapnya terkait praktik poligami. Menurut Umi, poligami merupakan bagian dari syariat Islam dan diperbolehkan dalam agama, sebagaimana tercantum dalam Alquran.
“Umi setuju poligami, itu ada di Alquran. Poligami ada di Alquran, semua yang ada di Alquran pasti baik untuk kita karena itu menjadi petunjuk, menjadi solusi,” ujar Umi Pipik dalam pernyataannya baru-baru ini.
Kendati demikian, Umi Pipik memberikan peringatan tegas agar praktik poligami tidak dilakukan secara sembarangan atau sampai menyakiti istri sah atau pihak lain. Pernyataan ini muncul seiring sorotan publik terhadap kasus poligami yang dialami Wardatina Mawa oleh Insanul Fahmi dengan Inara Rusli.
Menurut Umi, seseorang yang hendak menjalankan poligami harus memenuhi syarat ketat, seperti kemampuan memberikan nafkah lahir dan batin kepada kedua istri, mampu berlaku adil, dan memastikan tidak ada pihak yang tersakiti.
“Yang punya ilmu poligami silakan berpoligami dengan adil tanpa menyakiti. Tapi yang tidak punya ilmu poligami ya jangan ikut-ikutan. Apalagi kalau imbasnya menyakiti orang lain,” tegasnya.
Umi Pipik juga menekankan bahwa meskipun poligami diperbolehkan, praktik ini tidak dianjurkan secara umum dalam Islam.
Selain itu, Umi Pipik memberikan nasihat menenangkan kepada Wardatina Mawa yang pernah curhat kepadanya terkait masalah pribadi.
Baca Juga: Hard Gumay Ramalkan Artis Inisial D Hancur di 2026, Skandal Lama dan Mantan Istri Terungkap
Ia menyarankan Mawa untuk tidak terlalu fokus pada orang yang menyebabkan rasa sakit, melainkan memprioritaskan diri sendiri dan menyadari bahwa banyak orang yang menyayanginya.
Terkait kasus poligami Insanul Fahmi, Umi Pipik menegaskan dirinya tidak ikut campur dalam urusan pribadi Wardatina Mawa. Nasihatnya lebih difokuskan pada kondisi mental dan kesejahteraan Mawa, bukan menyinggung praktik poligami secara langsung.
“Saya enggak membahas di situnya, enggak spesifik ke pembahasan soal poligaminya. Lebih kepada meminta saran dan kondisi mentalnya,” jelas Umi Pipik.
Dengan pernyataan ini, Umi Pipik berharap publik memahami bahwa poligami harus dijalankan dengan ilmu, kesadaran, dan tanggung jawab penuh agar tidak menimbulkan luka bagi pihak manapun. (ce2)

2 days ago
14

















































