Beranda Cikarang Sopir Ngantuk, Truk Kontainer Nyaris Tercebur ke Sungai Kalimalang
TERPEROSOK: Pengendara melintasi truk kontainer yang terperosok di Jalan Inspeksi Kalimalang, Tambun Selatan, Rabu (14/1). FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sebuah truk kontainer bermuatan alat konstruksi terperosok di Jalan Inspeksi Kalimalang, Rabu (14/1). Truk bernomor polisi B 9095 UIV itu nyaris tercebur ke Sungai Kalimalang setelah sopirnya, Arif (24), kehilangan kendali akibat kelelahan dan rasa kantuk berat.
Insiden tersebut menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. Peristiwa bermula saat truk baru saja keluar dari area pabrik. Arif mengaku sudah merasa mengantuk sejak awal perjalanan. Kondisinya semakin diperparah ketika pihak keamanan pabrik tidak mengizinkannya untuk berhenti sejenak dan beristirahat di dalam area pabrik.
”Ngantuk, keluar pabrik itu security langsung suruh keluar, nggak boleh langsung parkir. Ya sudah, saya jalanin keluar,” ucap Arif kepada Radar Bekasi saat ditemui di lokasi kejadian.
Saat melintasi persimpangan lampu merah Legenda Kalimalang, Arif mengaku terkejut oleh sebuah sepeda motor yang tiba-tiba melintas. Karena kurang fokus, ia refleks membanting setir ke kiri untuk menghindari tabrakan.
”Pas belokan itu lancar. Nah, jalan sedikit lewat lampu merah ada motor kagok, ya namanya orang ngantuk saya meleng, banting ke kiri, tahu-tahu sudah nyungsep,” tambahnya.
Arif menjelaskan, jadwal pengiriman alat konstruksi yang ia jalani sangat padat. Ia mengaku tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup dari perusahaan sejak malam sebelumnya.
Pria berusia 24 tahun itu tengah menjalani rute pengiriman dari kawasan Cikarang menuju Tanjung Priok, untuk kemudian dibawa ke Pekalongan. Ironisnya, perjalanan lintas provinsi tersebut ia tempuh sendirian tanpa kernet atau sopir pengganti.
”Istirahat (kurang), namanya dijos terus, nggak ada perhentiannya. Ke Sumatera, ke Jawa, sendiri terus. Paling kalau ada teman yang ikut ya ayo, kalau nggak ada ya sendiri,” keluh Arif.
Meski tidak mengalami luka fisik, Arif mengaku terpukul karena harus menanggung kerugian materi akibat kerusakan truk yang dikemudikannya. Ia juga menyatakan siap bertanggung jawab kepada perusahaan atas insiden tersebut.
”Nggak luka, cuma duitnya yang luka. Habis segala-galanya. Tapi saya tanggung jawab sama perusahaan,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi truk kontainer masih menunggu bantuan alat berat agar tidak mengganggu arus lalu lintas di Jalan Inspeksi Kalimalang yang mulai padat. (ris)

2 weeks ago
28

















































