Beranda Entertainment Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Aktivis Disiram Air Keras: Jangan Kasih Ampun!
Potret Rieke Diah Pitaloka. Foto: eMedia DPR
RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus kini menjadi perhatian publik. Artis sekaligus anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, ikut memantau kasus ini dan mengecam keras tindakan pelaku.
Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam. Andrie Yunus mengalami luka bakar serius di beberapa bagian tubuh akibat serangan dari orang tak dikenal.
Kejadian ini memunculkan kekhawatiran soal keselamatan para pembela hak asasi manusia (HAM) di Indonesia. Pihak kepolisian membenarkan insiden tersebut dan menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap pelaku dan motif di balik serangan.
Dalam penyelidikan awal, rekaman CCTV berhasil menangkap wajah pelaku. Tanpa menutupi identitas, sang eksekutor berani melakukan tindakan keji tersebut, yang kemudian memicu kemarahan publik.
Rieke Diah Pitaloka menyoroti potongan rekaman itu dan mengecam pelaku yang wajahnya kini tersebar di media sosial.
“Haduh-haduh kirain bulan puasa setan dirantai semua masih saja banyak yang keliaran, udah jangan kasih ampun, itu CCTV sudah jelas. Nggak ada alasan enggak bisa nangkap,” ujar Rieke dikutip dari akun Instagram @riekediahp, Senin (16/3/2026).
Rieke juga menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan langsung kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk menuntaskan kasus ini.
“Clear ya clear ya, kalau enggak ketangkep, kalau enggak ketangkep artinya gimana? Jangan ada kongkalikong. Jangan dibiasain kasus kayak gini dimain-mainin,” kata Politikus PDI Perjuangan itu, seraya menyinggung kasus aktivis Ermanto Usman di Bekasi yang juga belum tuntas.
Rieke menekankan bahwa teknologi kepolisian saat ini sudah canggih, sehingga pelaku seharusnya dapat ditangkap.
“Kalau sampai tidak terungkap Ki Dalang yang sesungguhnya, berarti titik-titik dong,” ucapnya. Ia menilai aksi penyiraman air keras tersebut biadab dan keji, menambahkan kritik sosial terkait kondisi politik dan ekonomi saat ini.
Baca Juga: Andrie Yunus Sempat Dapat Info Daftar Target Aktivis Sebelum Disiram Air Keras
“Udah deh, situasi sosial ekonomi lagi pancaroba, nggak usah devide et impera. Pemilu masih lama cuuy. Apa pun target politikmu dan siapa pun tuanmu. Udah cukup lah, ingat kalian juga punya keluarga. Kalau pun hukum positif tumpul, hukum langit pasti tiba,” sindirnya.
Rieke Diah Pitaloka juga mengingatkan agar kasus Ermanto Usman tidak terulang, dan publik tidak cepat menerima kesimpulan soal motif ekonomi tanpa keadilan yang utuh.
“Di tengah situasi geopolitik dan geoekonomi yang sedang menekan kehidupan rakyat Indonesia, muncul kekhawatiran bahwa ada pemain tak kasat mata yang berupaya memantik kemarahan publik. Segitunya syahwat kekuasaan bekerja?” kritik Rieke.
Wanita berusia 52 tahun itu mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal kasus Andrie Yunus dan berharap Presiden Prabowo Subianto serta Kapolri Listyo Sigit dapat menepati janji mereka untuk mengusut tuntas kasus ini.
“Kita pegang janji itu. Kita kawal bersama. Karena serangan terhadap pejuang HAM bukan sekadar tindak kekerasan biasa, tapi ancaman terhadap demokrasi dan rasa aman warga negara. Tetap bergandengan tangan dalam perjuangan, besty-besty Indonesia,” tandasnya. (ce2)

4 hours ago
5

















































