Sempat Terhenti Akibat Banjir Jalan Panturan, Operasional BisKita Trans Wibawamukti Normal Kembali

1 week ago 22

Beranda Cikarang Sempat Terhenti Akibat Banjir Jalan Panturan, Operasional BisKita Trans Wibawamukti Normal Kembali

BEROPERASI: BisKita Trans Wibawamukti melintasi banjir di Jalan Teuku Umar Cibitung, Senin (19/1). FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Layanan BisKita Trans Wibawamukti kembali beroperasi pada Senin (19/1) setelah sebelumnya sempat terhenti akibat banjir yang melanda wilayah Pantura, Kabupaten Bekasi.

Kepala Bidang Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi, Firman Arief Sembada, mengatakan operasional kembali dijalankan seiring surutnya banjir dan membaiknya kondisi jalan.

“Pada prinsipnya, pelayanan BisKita Trans Wibawamukti tetap kami jalankan. Namun, untuk beberapa rute yang terdampak banjir, sebelumnya dilakukan penyesuaian sementara demi keselamatan,” ujar Firman.

Ia menjelaskan, genangan air yang sempat menutup akses jalan utama di sejumlah kecamatan membuat armada tidak dapat melintas secara normal. Meski demikian, Dishub bersama operator terus berkoordinasi agar layanan tetap tersedia, terutama bagi pekerja dan pelajar yang mulai kembali beraktivitas.

“Begitu air surut dan jalan dinyatakan aman, armada langsung kami operasikan kembali. Kami juga memastikan kondisi bus dalam keadaan laik jalan setelah melewati situasi banjir,” katanya.

Firman menegaskan, keselamatan penumpang menjadi prioritas utama dalam pengambilan keputusan penghentian sementara layanan saat banjir. Menurutnya, memaksakan operasional di tengah genangan air berisiko membahayakan penumpang maupun awak bus.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Jika ketinggian air melewati batas aman, armada kami tahan. Keselamatan masyarakat jauh lebih penting dibandingkan memaksakan layanan tetap berjalan,” tegasnya.

Keputusan tersebut, lanjut Firman, diambil berdasarkan laporan petugas lapangan dan pemantauan langsung kondisi jalan. Dishub juga telah menetapkan standar kedalaman genangan yang masih memungkinkan armada melintas.

“Begitu air melewati ambang batas aman, bus langsung dihentikan. Ini sudah menjadi prosedur tetap dalam kondisi darurat seperti banjir,” jelasnya.

Firman mengakui, terhentinya layanan sempat berdampak pada aktivitas warga. Oleh karena itu, pihaknya bergerak cepat melakukan pengecekan jalur serta menempatkan petugas di sejumlah titik rawan untuk memantau lalu lintas dan membantu pengaturan operasional bus.

“Transportasi umum sangat dibutuhkan masyarakat pascabanjir. Karena itu, kami berupaya agar layanan BusKita tetap hadir sebagai moda transportasi yang aman dan nyaman,” ucapnya.

Ke depan, Dishub Kabupaten Bekasi akan terus mengevaluasi titik-titik rawan banjir yang kerap mengganggu operasional angkutan umum sebagai bahan koordinasi lintas instansi untuk mencari solusi jangka panjang.

Dengan kembali beroperasinya BisKita Trans Wibawamukti, Firman berharap mobilitas warga dapat berangsur pulih.

“Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi terkait kondisi rute dan jadwal operasional selama masa pemulihan pascabanjir,” jelasnya.(and)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |