Beranda Satelit Perayaan HUT RI di Bekasi Barat Momen Bangun Kolaborasi dan Solidaritas
MERIAH: Camat Bekasi Barat Andi Kristanto (kanan) bersama Ketua FKRW menaiki kepala barong dalam parade kesenian Reog Ponorogo yang menjadi rangkaian Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bekasi Barat, Sabtu (12/9/2026). FOTO: ISTIMEWA
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bekasi Barat tak sekadar diisi panggung hiburan dan lomba. Festival Bekasi Barat 2026 juga menjadi ajang solidaritas warga dengan menghimpun bantuan Rp28 juta untuk masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Festival yang digelar Sabtu (12/9) itu melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Forum Komunikasi RW (FKRW), Karang Taruna, LPM, BKM, Satlinmas, kader PKK dan Posyandu hingga warga dari seluruh kelurahan di Kecamatan Bekasi Barat.
Camat Bekasi Barat Andi Kristanto mengatakan, festival tersebut menjadi ruang bersama untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan warga.
“Festival Bekasi Barat 2026 ini merupakan kolaborasi Kecamatan Bekasi Barat, FKRW, Karang Taruna, LPM, dan BKM sebagai ruang bersama untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan masyarakat,” katanya.
Menurut Andi, rangkaian kegiatan tidak hanya berisi hiburan. Lomba gerak jalan yang diikuti perwakilan setiap kelurahan menjadi salah satu kegiatan yang menyedot partisipasi warga. Kreativitas dan kekompakan peserta turut mewarnai festival tersebut.
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga mendapat ruang untuk memasarkan produk dan jajanan mereka. Sementara pentas seni menjadi wadah bagi warga dan generasi muda untuk menunjukkan kreativitas.
“Festival juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan menjual berbagai produk kepada masyarakat. Pentas seni turut memeriahkan acara dengan menampilkan kreativitas warga dan generasi muda Bekasi Barat,” ujarnya.
Tak berhenti di hiburan, solidaritas sosial menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Warga Bekasi Barat menyerahkan bantuan senilai Rp28 juta untuk masyarakat di NTT.
Andi menilai, bantuan tersebut menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat diterjemahkan dalam bentuk kepedulian yang lebih nyata.
“Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian warga Bekasi Barat terhadap sesama. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga kepedulian sosial,” katanya.
Festival turut dirangkai dengan pelantikan pengurus BKM dan LPM serta RT baru. Penguatan kelembagaan di tingkat lingkungan tersebut diharapkan mampu mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan pelayanan kepada warga.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, kekompakan warga menjadi modal penting dalam pembangunan wilayah.
“Festival ini menunjukkan bahwa semangat nasionalisme dan solidaritas warga Bekasi Barat masih sangat kuat. Kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga karena menjadi modal penting untuk membangun wilayah yang maju dan sejahtera,” ujarnya.
Tri berharap semangat kolaborasi yang muncul dalam festival tidak berhenti setelah rangkaian HUT RI berakhir. Kegiatan sosial, pemberdayaan UMKM, seni, dan olahraga dinilai perlu terus dikembangkan karena berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
“Saya berharap semangat kebersamaan ini tidak berhenti pada perayaan HUT RI. Mari kita terus menjaga kekompakan, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan bersama-sama menciptakan Bekasi Barat yang semakin nyaman, aman, dan sejahtera,” tandasnya. (pay)

7 hours ago
10

















































