Jelang Arus Mudik, Jalan Tol Japek Dibenahi hingga Nol Lubang

3 hours ago 6

Beranda Metropolis Jelang Arus Mudik, Jalan Tol Japek Dibenahi hingga Nol Lubang

ILUSTRASI: Ruas tol Japek. FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengintensifkan perbaikan jalan berlubang di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek).

Sebanyak 10 tim dikerahkan setiap malam untuk memastikan kondisi jalan aman dan nyaman dilalui pemudik.

Setiap harinya, sedikitnya 120 hingga 150 lubang berhasil ditangani. Targetnya, kondisi jalan mendekati nol lubang pada H-10 Lebaran.

VP Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, mengatakan penanganan kerusakan jalan menjadi prioritas utama perusahaan menjelang lonjakan volume kendaraan.

“Fokus utama kami sebelum Lebaran adalah meminimalisir gangguan di jalan tol, termasuk penanganan lubang yang kami lakukan setiap hari selama 24 jam,” ujar Ria saat ditemui di KM 10 Cikunir, Bekasi Selatan, Kamis (19/2).

Perbaikan dilakukan melalui skema ‘Jendela Pemeliharaan’ mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB, saat arus lalu lintas relatif lebih lengang. Namun, dalam kondisi cuaca ekstrem, perbaikan juga dilakukan pada siang hari.

“Kemarin saat hujan cukup tinggi, kami tambah waktu penanganan dari pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Memang berdampak pada kepadatan, tetapi ini demi keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Senior Manager Representative Office 1 PT JTT, Amri Sanusi, menuturkan setiap tim mampu menangani 10 hingga 15 lubang per malam.

Kerusakan kecil ditangani dengan metode patching, sementara kerusakan berdekatan diperbaiki menggunakan metode spetting dan overlay agar lebih kuat dan tahan lama.

“Kalau dikalkulasikan, setiap hari ada sekitar 150 lubang yang kami tangani,” kata Amri.

Ia menegaskan, setiap lubang yang terdeteksi harus diperbaiki maksimal dalam waktu 2×24 jam.

“Lubang boleh ada, tapi tidak boleh lama. Umurnya maksimal dua hari harus sudah tertangani,” tegasnya.

Menurut Amri, titik rawan kerusakan umumnya berada di jalur padat kendaraan berat, khususnya dari kawasan Cikunir hingga Cikarang.

Truk bertonase berlebih serta curah hujan tinggi menjadi faktor utama kerusakan aspal berulang.

Dengan langkah percepatan ini, JTT berharap Tol Jakarta-Cikampek siap menyambut arus mudik tanpa gangguan berarti, sehingga perjalanan masyarakat menuju kampung halaman berlangsung aman dan lancar. (rez)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |