Beranda Cikarang Hasil Lelang Rp40 Miliar untuk Perbaikan Stadion Wibawa Mukti
PERBAIKAN: Pekerja melakukan pekerjaan perbaikan Stadion Wibawa Mukti. FOTO: ISTIMEWA
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Proses lelang perbaikan Stadion Wibawa Mukti yang dibiayai oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia telah rampung. Dari pagu anggaran awal sebesar Rp52 miliar, nilai kontrak hasil lelang ditetapkan menjadi sekitar Rp40 miliar.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, membenarkan adanya penyesuaian nilai anggaran tersebut setelah melalui proses lelang.
“Memang pagu anggarannya Rp52 miliar. Namun setelah proses lelang, nilai pengerjaan pembangunan Stadion Wibawa Mukti menjadi sekitar Rp40 miliar,” kata Iman.
BACA JUGA: Perbaikan Stadion Wibawa Mukti Ditarget Rampung September 2026
Diketahui, pekerjaan perbaikan telah dimulai sejak November dan targetnya rampung pada September 2026.
Iman menambahkan, meskipun Kabupaten Bekasi dalam sepekan terakhir dilanda cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi, pekerjaan perbaikan Stadion Wibawa Mukti tetap berjalan. Ia memastikan progres pekerjaan masih sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Proses pembangunan masih terus berjalan supaya target bisa tercapai demi pemanfaatan untuk kepentingan publik,” kata Iman.
Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian PU terkait pelaksanaan pembangunan, sekaligus melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan yang telah diajukan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
“Kami hanya meninjau supaya pembangunan sesuai dengan perencanaan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menuturkan bahwa Stadion Wibawa Mukti merupakan salah satu fasilitas olahraga yang menjadi ikon Kabupaten Bekasi.
“Kami berharap pelaksanaan pembangunan ini dapat berjalan dengan baik. Stadion ini sudah beberapa tahun tidak dapat dimanfaatkan akibat perbaikan dan bencana puting beliung. Jika telah rampung, selain bermanfaat bagi masyarakat, stadion ini juga berpotensi menjadi salah satu sumber pendapatan daerah,” ujarnya.
Ade juga menilai bantuan perbaikan stadion dari pemerintah pusat tersebut dapat menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya di Kabupaten Bekasi.
“Adanya bantuan dari pemerintah pusat untuk pembangunan stadion bisa menjadi contoh OPD lainnya untuk bersinergi dengan pemerintah pusat untuk pembangunan daerah,” ucapnya.(and)

3 days ago
16
















































