Beranda Metropolis Banjir Kota Bekasi, Dinkes Pastikan Ketersediaan Obat dan Tim Surveilans Siaga
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraeni.
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Banjir belum sepenuhnya surut, ancaman penyakit sudah mengintai. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko infeksi bakteri yang kerap muncul pascabanjir, terutama leptospirosis.
Kepala Dinkes Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti, memastikan stok obat-obatan dalam kondisi aman dan pelayanan kesehatan tetap siaga di tengah situasi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bekasi.
“Stok obat-obatan aman dan sudah terdistribusi. Tim Gerak Cepat (TGC) Surveilans di seluruh puskesmas juga tetap siaga,” ujarnya.
Ia menegaskan, warga yang terdampak banjir harus lebih disiplin menjaga kesehatan, terutama saat membersihkan sisa lumpur dan genangan.
“Wajib menggunakan alas kaki seperti sepatu boots saat membersihkan lumpur banjir untuk mencegah bakteri Leptospira masuk melalui pori-pori atau luka di kaki,” jelas Satia.
Selain itu, masyarakat juga diminta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti rajin mencuci tangan dengan sabun serta memastikan air minum dimasak hingga mendidih sebelum dikonsumsi.
Dinkes juga mengingatkan warga agar tidak mengabaikan gejala awal penyakit yang muncul setelah terpapar banjir.
“Jika mengalami demam tinggi mendadak disertai nyeri otot, terutama di bagian betis, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat,” tegasnya.
Menurut Satia, kewaspadaan dan penanganan dini menjadi kunci mencegah penyakit berkembang lebih parah di tengah kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih. (sur)

1 hour ago
5

















































