Godzilla Minus Zero Segera Tayang November 2026, King Ghidorah Diduga Ikut Muncul

4 hours ago 10

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Penggemar Godzilla bakal kembali dibuat penasaran dengan film terbaru garapan Takashi Yamazaki. Setelah kesuksesan Godzilla Minus One, sang sutradara kini menyiapkan film lanjutan berjudul Godzilla Minus Zero yang dijadwalkan tayang pada November 2026.

Namun, ada satu hal yang membuat film ini semakin menarik perhatian. Godzilla diduga tidak akan menjadi satu-satunya monster raksasa yang hadir dalam cerita. Trailer terbaru Godzilla Minus Zero justru memunculkan sejumlah petunjuk yang mengarah pada kemunculan musuh bebuyutan Godzilla, yakni King Ghidorah.

Toho memang belum secara resmi memberikan penjelasan detail mengenai keterlibatan King Ghidorah. Meski begitu, sejumlah adegan dalam trailer dianggap memberikan petunjuk yang cukup kuat. Bahkan, beberapa media internasional menilai kemunculan naga berkepala tiga tersebut nyaris telah dikonfirmasi.

Salah satu petunjuk yang paling mencolok adalah munculnya sambaran listrik berwarna kuning keemasan yang disertai suara teriakan melengking dan terputus-putus. Bagi penggemar lama franchise Godzilla, visual tersebut langsung mengingatkan pada gravity beams, senjata khas King Ghidorah yang biasanya ditembakkan dari ketiga kepalanya.

Petunjuk lainnya terlihat ketika Godzilla diperlihatkan jatuh dari udara dan menghantam sejumlah bangunan di tengah kota hingga mengalami kerusakan parah. Meski trailer tidak memperlihatkan secara gamblang siapa atau apa yang membuat Godzilla terjatuh, adegan tersebut diduga menjadi easter egg yang merujuk pada pertemuan-pertemuan sebelumnya antara Godzilla dan King Ghidorah.

Dalam sejumlah film terdahulu, King Ghidorah memang kerap membawa Godzilla terbang ke udara sebelum menjatuhkannya dari ketinggian. Karena itu, adegan Godzilla yang terhempas dari langit dianggap memiliki kaitan dengan sosok naga berkepala tiga tersebut.

Tayang November 2026

Godzilla Minus Zero dijadwalkan lebih dulu hadir di Jepang pada 3 November 2026. Film tersebut kemudian menyusul dirilis di Amerika Utara pada 6 November 2026.

Takashi Yamazaki kembali memegang sejumlah posisi penting dalam proyek ini. Ia dipercaya sebagai sutradara sekaligus penulis dan turut mengerjakan efek visual film.

Sejumlah pemeran dari film sebelumnya juga kembali terlibat. Ryunosuke Kamiki kembali memerankan Koichi Shikishima, sementara Minami Hamabe memainkan karakter Noriko Oishi.

Baca Juga: Film Pengabdi Setan 3: Origin Resmi Diproduksi, Ini Jadwal Tayang hingga Fakta Menarik yang Harus Diketahui

Cerita Godzilla Minus Zero mengambil latar pada 1949, sekitar dua tahun setelah kejadian dalam Godzilla Minus One. Trailer memperlihatkan bahwa ancaman Godzilla ternyata belum benar-benar berakhir meskipun monster tersebut sebelumnya dianggap telah dikalahkan.

Jepang yang sedang berusaha bangkit dari kehancuran akibat perang kembali harus menghadapi kemunculan Godzilla. Menariknya, kali ini cakupan kehancuran yang diperlihatkan dalam trailer semakin luas. Godzilla bahkan terlihat berada di New York dan muncul di sekitar Patung Liberty.

Mengingat Kembali Kisah Godzilla Minus One

Untuk memahami cerita Godzilla Minus Zero, perjalanan dari film sebelumnya menjadi bagian yang tidak bisa dilepaskan.

Godzilla Minus One yang dirilis pada 2023 mengambil latar Jepang pada penghujung Perang Dunia II hingga masa setelah perang. Film tersebut berfokus pada Koichi Shikishima yang berusaha membangun kembali kehidupannya bersama Noriko Oishi dan seorang bayi yatim piatu bernama Akiko.

Ketika masyarakat Jepang masih berjuang memulihkan kehidupan setelah perang, muncul ancaman baru berupa monster raksasa yang kemudian dikenal sebagai Godzilla. Makhluk tersebut mengalami mutasi setelah terpapar radiasi nuklir dan mulai menghancurkan berbagai wilayah.

Kehancuran semakin parah ketika Godzilla tiba di Ginza. Monster tersebut mengamuk dan membuat kawasan perkotaan porak-poranda.

Shikishima kemudian bergabung dengan kelompok veteran yang dipimpin Kenji Noda, seorang mantan teknisi angkatan laut. Mereka menyusun strategi untuk menghentikan Godzilla secara mandiri tanpa mengandalkan bantuan pemerintah maupun militer asing.

Pada bagian akhir film, Godzilla berhasil dijebak di Teluk Sagami. Mereka berusaha menenggelamkannya dengan memanfaatkan kapal dan tabung freon. Namun, upaya tersebut ternyata belum cukup untuk menghabisi monster tersebut.

Shikishima akhirnya menjalankan rencana terakhir dengan menerbangkan pesawat yang telah dipasangi bahan peledak ke arah mulut Godzilla. Beruntung, ia berhasil menyelamatkan diri menggunakan kursi lontar yang sebelumnya dipasang Tachibana.

Godzilla memang terlihat hancur setelah ledakan tersebut. Akan tetapi, akhir film justru menyisakan pertanyaan besar. Potongan tubuh Godzilla terlihat mulai beregenerasi di dasar laut.

Tidak hanya itu, sel Godzilla juga diketahui telah menempel pada tubuh Noriko tanpa sepengetahuan Shikishima. Kisah tersebut menjadi salah satu fondasi penting yang kemungkinan akan dilanjutkan dalam Godzilla Minus Zero.

King Ghidorah, Musuh Legendaris Godzilla

Jika berbagai petunjuk dalam trailer memang mengarah pada King Ghidorah, Godzilla Minus Zero akan mempertemukan Godzilla dengan salah satu lawan paling terkenal sepanjang sejarah franchise tersebut.

King Ghidorah pertama kali diperkenalkan dalam film Ghidorah, the Three-Headed Monster pada 1964. Ia dikenal sebagai naga raksasa berwarna emas yang memiliki tiga kepala, sepasang sayap, serta dua ekor.

Berbeda dengan Godzilla yang dalam beberapa versi digambarkan sebagai makhluk yang memiliki sisi pelindung, King Ghidorah umumnya ditempatkan sebagai simbol kehancuran. Sosoknya sering kali menjadi ancaman besar bagi bumi sekaligus lawan utama Godzilla.

Asal-usul King Ghidorah sendiri berbeda-beda tergantung era dan kontinuitas film. Dalam beberapa versi, ia digambarkan sebagai monster dari luar angkasa yang pernah menghancurkan peradaban di planet lain. Ada pula cerita yang mengaitkannya dengan rekayasa dari masa depan hingga sosok yang memiliki unsur supernatural.

Meski latar belakangnya berubah-ubah, satu hal yang hampir selalu sama adalah posisinya sebagai salah satu musuh terbesar Godzilla.

King Ghidorah juga telah berulang kali berhadapan dengan Godzilla. Sosok tersebut kembali muncul dalam berbagai era, termasuk Godzilla vs. King Ghidorah pada 1991, sejumlah film era Millennium, hingga versi MonsterVerse.

Akankah Yamazaki Menghadirkan Ghidorah dengan Gaya Berbeda?

Kemungkinan kemunculan King Ghidorah di Godzilla Minus Zero tentu menjadi perhatian besar. Pasalnya, pendekatan Takashi Yamazaki terhadap Godzilla selama ini terasa berbeda dari banyak film monster sebelumnya.

Baca Juga: Drama Korea Mission: Mompossible Siap Tayang, Kisahkan Dua Ibu dengan Kehidupan Bertolak Belakang

Godzilla Minus One tidak hanya mengandalkan pertarungan monster raksasa. Film tersebut juga menempatkan trauma perang, kehancuran, kehilangan, serta perjuangan manusia untuk bertahan hidup sebagai bagian penting dari cerita.

Karena itu, jika King Ghidorah benar-benar muncul, tantangan terbesar Yamazaki bukan sekadar menghadirkan monster berkepala tiga tersebut ke layar lebar. Ia juga harus menyesuaikan karakter Ghidorah dengan dunia Godzilla Minus One yang memiliki nuansa lebih gelap, serius, dan membumi.

Jika spekulasi tersebut terbukti benar, Godzilla Minus Zero berpotensi menghadirkan duel Godzilla dan King Ghidorah dengan pendekatan yang berbeda dari pertemuan mereka dalam film-film sebelumnya.

Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar apakah King Ghidorah akan muncul, tetapi seperti apa wujud dan peran sang naga berkepala tiga ketika berhadapan dengan Godzilla versi Takashi Yamazaki? (mna)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |