Warga Tolak Relokasi di Tesso Nilo, Chicco Jerikho Langsung Tag Menteri: Ini Gimana Pak?

4 days ago 20

Beranda Entertainment Warga Tolak Relokasi di Tesso Nilo, Chicco Jerikho Langsung Tag Menteri: Ini Gimana Pak?

Potret Chicco Jerikho. Foto: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Aktor Chicco Jerikho kembali menegaskan kepeduliannya terhadap isu lingkungan, khususnya konservasi gajah. Baru-baru ini, ia ikut menyoroti video viral yang memperlihatkan sekelompok warga menolak relokasi di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. 

Dalam video yang beredar luas di media sosial, warga tampak merusak plang penanda kawasan dan meminta satuan tugas (satgas) untuk segera meninggalkan lokasi. 

Aksi tersebut menuai perhatian publik, termasuk Chicco yang langsung mempertanyakan persoalan ini kepada Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni.

Melalui kolom komentar di unggahan akun Instagram Balai Taman Nasional (BTN) Tesso Nilo, Chicco menuliskan pertanyaannya. 

“Ini gimana ya Pak @rajaantoni,” tulisnya, dikutip Rabu (26/11). 

Tidak hanya itu, dalam unggahan terbarunya, Chicco tampak berpose bersama seekor gajah sambil menyampaikan pesan agar fungsi taman nasional dikembalikan sesuai peruntukannya. 

“Kembalikan @btn_tessonilo sesuai dengan fungsinya,” tulisnya. Diketahui, Chicco Jerikho menjadi salah satu public figure yang konsisten menyuarakan konservasi gajah Sumatra dan pelestarian habitatnya.

Baca Juga: Viral Kartika Putri Gugat Cerai Habib Usman, Cek Faktanya Disini!

Persoalan ini mencuat setelah warga menolak direlokasi dari lahan yang mereka tempati karena dianggap masuk dalam kawasan TNTN. Warga mengklaim telah tinggal dan mengelola lahan tersebut sejak akhir 1990-an secara legal, bahkan mengaku memiliki bukti kepemilikan.

Sementara di sisi lain, pemerintah tengah melakukan penertiban kawasan konservasi yang selama dua dekade terakhir mengalami kerusakan signifikan akibat pendudukan ilegal.

Kementerian Kehutanan mencatat sekitar 40.000 hektare lahan di TNTN telah dibuka dan ditanami sawit secara ilegal. Kondisi ini diperparah dengan menurunnya populasi gajah dan kerusakan habitat yang semakin meluas. 

Komandan Satgas Garuda menyebutkan bahwa kondisi Tesso Nilo saat ini sangat memprihatinkan, menyusul aktivitas ilegal para pendatang yang sudah berlangsung lebih dari 20 tahun. 

Pemerintah pun menghadapi dilema antara menjaga kelestarian taman nasional dan menangani klaim kepemilikan lahan oleh warga yang mengaku sudah lama bermukim di kawasan tersebut.(ce2)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |