Beranda Metropolis Wakil Wali Kota Bekasi: Maraknya Judol Jadi PR Bersama
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe. FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kota Bekasi masih masuk ke dalam ranking 10 besar daerah dengan pemain judi online (judol) terbanyak di Jawa Barat, dengan jumlah mencapai 125.243 pemain. Data terbaru PPATK tahun 2024 mengungkap, tiga kecamatan, yakni Bekasi Utara, Bekasi Timur, dan Bekasi Barat, menempati posisi tertinggi.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyebut maraknya judol bukan sekadar persoalan pelanggaran hukum, tetapi sudah menjadi ancaman serius bagi stabilitas sosial ekonomi masyarakat.
“Saya kira memang ini PR kita bersama,” ujarnya, Senin (24/11).
Harris mengatakan berbagai upaya telah dilakukan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat, dan saat ini tren penyalahgunaan judi online menunjukkan sedikit perbaikan. Namun, ia menegaskan pekerjaan besar masih menanti agar warga tidak terus terjerumus.
Untuk itu, Pemkot Bekasi akan memperkuat koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) guna mendorong langkah teknis pencegahan, termasuk pemblokiran akses dan edukasi publik.
“Hari ini ada Kominfo datang, dan ini bisa kita bicarakan bersama. Bagaimana kita mencegahnya menjadi PR kita semua,” kata Harris.
Pemkot menegaskan komitmennya menekan angka pemain judol lewat pendekatan terpadu, yakni penegakan, pengawasan digital, serta kampanye literasi keuangan di masyarakat. (sur)

5 days ago
21

















































