Video Parodi Yama Carlos Bikin Heboh, Akibatnya Teror hingga Kurir Datangi Rumahnya

1 day ago 18

Beranda Entertainment Video Parodi Yama Carlos Bikin Heboh, Akibatnya Teror hingga Kurir Datangi Rumahnya

Yama Carlos Ungkap Pengalaman Mencekam: Teror Usai Kritik Kondisi Negara. Foto: Tangkap layar/Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Aktor dan content creator Yama Carlos mengungkapkan pengalamannya menjadi korban teror setelah membuat video parodi di media sosial. Video yang dimaksud menyoroti kondisi Indonesia yang sedang dianggap tidak baik-baik saja, namun aksi tersebut justru memicu ancaman dan tekanan yang dialaminya.

Lewat akun Instagram pribadinya, Yama Carlos menceritakan pengalaman pahit tersebut kepada publik pada Rabu (31/12). Dalam unggahannya, ia menuliskan sindiran pedas:

“Selamat datang di suatu negara yang katanya negara demokrasi,” tulis Yama Carlos.

Dalam video yang ia unggah, Yama Carlos menjelaskan bahwa video parodi miliknya harus dihapus karena dianggap menyinggung pihak tertentu, meskipun dalam kontennya ia tidak menyebutkan nama siapapun.

“Beberapa hari yang lalu saya posting video dan sudah saya take down,” jelas Yama Carlos.

“Karena saya posting video itu, saya kena teror. Padahal di video itu, saya tidak menyebutkan nama siapa pun,” tambahnya.

Yama Carlos juga mengungkapkan bahwa ia bukan satu-satunya korban dari teror tersebut. Salah satu insiden yang dialaminya adalah nomor telepon ibu dari teman Yama Carlos sempat di-hack, dan hanya bisa dikembalikan setelah video dihapus.

“Video sudah saya take down dan langsung nomor ibunya dikembalikan saat itu juga,” ungkapnya.

Namun, meski 12 video kontennya telah dihapus, teror tidak berhenti. Ia mengaku terus menerima kiriman barang melalui kurir hingga ojek online untuk sistem COD (Cash on Delivery), dengan nilai barang yang cukup besar, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Baca Juga: Julia Prastini ‘Jule’ Kini Tampil Tanpa Hijab, Sudah Berani Posting di Medsos!

“Saya tetap mendapatkan kiriman barang COD yang nilainya lumayan besar,” timpal Yama Carlos.

Atas tindakan teror yang telah merugikan dirinya dan pihak lain, Yama Carlos menegaskan niatnya untuk menempuh jalur hukum. Ia juga memberikan sindiran kepada pihak yang menakut-nakuti dengan dukungan atau backingan tertentu.

“Yaudahlah kalau memang kalian punya backingan atau tidak punya bohir di belakang, posisi kalian tidak kuat, posting aja yang lucu-lucu deh. Nggak perlu nyenggol siapa pun atau kalau mau aman, bisa berada dalam lingkaran,” ujarnya.

“Ya bisa pertebal lagi ilmu manjangin lidah, jilat terus. Kalian pasti akan aman ya. Selamat datang di suatu negara yang katanya negara demokrasi,” tambahnya dengan nada pedas.

Kasus ini kembali menyoroti risiko yang dihadapi kreator konten di media sosial ketika menyampaikan kritik atau satire, sekaligus menegaskan bahwa Yama Carlos tidak akan tinggal diam dan siap menempuh jalur hukum untuk melindungi diri dan pihak-pihak yang terdampak.(ce2)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |