Beranda Entertainment Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag Membesarkan 3 Anak dengan Prinsip 777, Apa Itu?
Strategi Jessica & Vincent Didik Anak yang Bisa Ditiru Semua Orang Tua. Foto: Instagram
RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Pasangan selebritas Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag baru-baru ini membagikan rahasia pola asuh anak yang mereka terapkan dalam keluarga.
Dikenal harmonis dan kompak, keduanya mengaku memiliki prinsip khusus dalam mendidik buah hati yang mereka sebut sebagai triple 7 magic atau prinsip 777.
Pengakuan tersebut disampaikan Jessica saat hadir di podcast milik Denny Sumargo yang tayang pada 19 Februari 2026. Awalnya, perbincangan membahas dinamika hubungan rumah tangga mereka yang kini telah memasuki lima tahun pernikahan.
Jessica dan Vincent tidak menampik bahwa perjalanan pernikahan mereka diwarnai berbagai gejolak dan ujian. Meski demikian, keduanya menegaskan komitmen untuk tetap mempertahankan keharmonisan serta menjaga romantisme dalam hubungan.
Setelah membahas soal cinta dan pernikahan, Denny kemudian menyinggung soal gaya parenting pasangan ini. Seperti diketahui, Jessica dan Vincent kini telah memiliki tiga anak yang dikenal aktif, menggemaskan, dan berprestasi.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Jessica yang akrab disapa Jedar membeberkan prinsip triple 7 magic yang mereka terapkan. Konsep ini membagi pola asuh anak ke dalam tiga fase usia, masing-masing berlangsung selama tujuh tahun.
Baca Juga: Kehadiran Cucu Bikin Ramadan Umi Pipik Lebih Istimewa, Tak Mau Lagi Buka Puasa di Luar Rumah
Menurut Jessica, setiap fase memiliki pendekatan berbeda sesuai perkembangan psikologis anak.
Fase pertama (0–7 tahun)
Di usia ini, orang tua fokus melimpahi anak dengan kasih sayang. Anak diperlakukan layaknya raja atau ratu, tanpa disiplin yang terlalu kaku. Tujuannya adalah membangun rasa aman, cinta, dan kebahagiaan sejak dini.
“Aku menerapkan triple 7 magic, tiga fase didikan ke anak sih. Jadi 7 tahun yang pertama baru lahir sampai umur 7 itu biasanya kita ajarin kasih sayang, pengertian hidup yang indah-indah yang enak-enak,” ujar Jessica.
Fase kedua (7–14 tahun)
Memasuki usia sekolah dan pra-remaja, pendekatan mulai berubah. Orang tua mulai menanamkan disiplin, aturan, tata krama, serta nilai-nilai kehidupan. Di fase ini, anak juga mulai dikenalkan pada konsep sebab-akibat dan konsekuensi dari setiap tindakan.
“Terus fase kedua 7 sampai 14 itu biasanya kita kasih disiplin, konsekuensi, ada sebab akibat, do’s and don’t,” lanjutnya.
Fase ketiga (15–21 tahun)
Pada tahap remaja menuju dewasa, Jessica dan Vincent berusaha memperlakukan anak sebagai sahabat. Komunikasi dibangun melalui diskusi terbuka agar anak merasa nyaman berbagi cerita.
“Terus fase ketiga di usia 15 sampai 21 itu biasanya kita berusaha untuk jadikan anak itu sebagai teman gitu biar mereka terbuka,” jelas Jessica.
Mendengar penjelasan tersebut, Denny Sumargo mengaku takjub dan menilai konsep triple 7 magic bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang tua.
Meski demikian, Vincent menegaskan bahwa metode tersebut tidak bersifat mutlak. Setiap anak memiliki karakter berbeda sehingga pendekatan pun perlu disesuaikan.
Baca Juga: Bikin Nagita Sampai Menangis, Raffi Ahmad Akui Pernah Usir Rafathar dari Rumah
Ia juga menekankan bahwa dalam tujuh tahun pertama tidak boleh ada kekerasan dalam mendidik anak. Namun, dalam situasi tertentu, ekspresi atau nada suara bisa disesuaikan agar pesan tersampaikan dengan efektif.
“Balik lagi ini cara kita dengan karakter anak kita ya kan masing-masing. Mau ditiru boleh, enggak mau ditiru enggak apa-apa,” ujar Vincent. (ce2)

1 hour ago
6

















































