Tim Supervisi Mabes Polri Tinjau Pos Ops Ketupat Rinjani 2026 di Mataram

5 hours ago 5

Mataram, NTB – Kapolresta Mataram Hendro Purwoko mendampingi Tim Supervisi dari Mabes Polri yang dipimpin AA Sagung Dian Kartini dalam rangka pengecekan sejumlah Pos Operasi Ketupat Rinjani 2026 di wilayah hukum Polresta Mataram, Sabtu (14/03/2026).

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Pos Terpadu Udayana, yang berada di Jalan Udayana, Kota Mataram. Pos ini berada di kawasan strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, serta berdekatan dengan Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, salah satu ikon Kota Mataram.

Selain Pos Terpadu Udayana, tim juga melakukan pengecekan di Pos Pengamanan (Pos PAM) Karang Jangkong, yang terletak di kawasan pusat ekonomi dan pertokoan Kota Mataram.

Kapolresta Mataram menjelaskan bahwa kunjungan Tim Supervisi Mabes Polri bertujuan memastikan seluruh pos pengamanan dalam Operasi Ketupat Rinjani 2026 telah siap menjalankan tugas pengamanan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.

“Hari ini beberapa pos Operasi Ketupat Rinjani 2026 di wilayah hukum Polresta Mataram disambangi tim supervisi dari pusat. Pengecekan meliputi kondisi pos, kesiapan personel, sarana prasarana penunjang hingga mendengarkan paparan dari masing-masing kepala pos, ” ungkap Kapolresta di sela kegiatan.

Selain melakukan pengecekan, tim supervisi juga memberikan arahan kepada para petugas yang bertugas di pos pengamanan agar menjalankan tugas kemanusiaan ini dengan penuh tanggung jawab.

Ketua Tim Supervisi, Brigjen Pol. Dra. AA Sagung Dian Kartini, menekankan pentingnya seluruh petugas memedomani standar operasional prosedur (SOP), terutama terkait kesiapan personel serta koordinasi dengan instansi terkait.

Ia juga meminta agar koordinasi dengan pemerintah daerah dilakukan secara intensif, terutama dalam pengamanan kegiatan masyarakat seperti pawai ogoh-ogoh, pawai takbiran, perayaan Hari Raya Nyepi, hingga perayaan Idul Fitri.

Selain itu, petugas di pos pengamanan diimbau untuk menggunakan bahasa yang mudah dipahami masyarakat saat memberikan penjelasan atau informasi.

“Dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, gunakan bahasa sederhana, baik bahasa daerah maupun bahasa Indonesia yang mudah dipahami, ” pesannya.

Ia juga mengingatkan seluruh petugas gabungan agar responsif terhadap setiap laporan masyarakat, sekecil apa pun laporan tersebut.

“Sekecil apa pun laporan masyarakat harus ditindaklanjuti. Petugas harus datang langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi yang sebenarnya dan jangan menganggap remeh setiap laporan, ” tegasnya.

Di akhir arahannya, ia juga berpesan agar seluruh petugas tetap berhati-hati dalam bertindak serta menghindari segala bentuk pelanggaran selama menjalankan tugas pengamanan.

Melalui pengecekan ini diharapkan seluruh pos Operasi Ketupat Rinjani 2026 di wilayah Kota Mataram dapat berfungsi maksimal dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama momentum Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.(Adb) 

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |