Lombok Tengah, NTB - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rutan Kelas IIB Praya melaksanakan razia gabungan pada blok hunian warga binaan, Sabtu malam (14/3). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keamanan dan ketertiban di dalam rutan tetap terjaga.
Razia yang dimulai pukul 21.00 WITA tersebut melibatkan petugas Rutan Praya bersama unsur TNI dari Kodim 1620 Lombok Tengah, anggota Polri dari Polres Lombok Tengah, serta jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Praya, M. Syaripuddin Hazri. Dalam pelaksanaannya, petugas menyasar kamar hunian di Blok B Kamar 24 dan Blok C Kamar 35. Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh guna mengantisipasi adanya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
Dari hasil razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di dalam kamar hunian. Seluruh barang tersebut kemudian diamankan oleh petugas untuk selanjutnya didata dan dimasukkan ke dalam kotak barang sitaan guna proses pemusnahan sesuai prosedur yang berlaku.
Meskipun ditemukan beberapa barang yang tidak diperbolehkan, petugas memastikan bahwa dalam kegiatan razia tersebut tidak ditemukan narkotika maupun alat komunikasi ilegal di dalam kamar hunian warga binaan.
Kepala Rutan Praya, M. Syaripuddin Hazri, menyampaikan bahwa kegiatan razia ini merupakan bentuk komitmen jajaran pemasyarakatan dalam menjaga situasi rutan tetap aman dan kondusif, terlebih menjelang momen hari besar keagamaan seperti Idul Fitri.
“Razia ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus upaya pencegahan agar tidak terjadi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam rutan. Kami juga terus memperkuat sinergi dengan TNI dan Polri untuk memastikan lingkungan rutan tetap aman, ” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memberantas peredaran narkoba serta berbagai bentuk pelanggaran di dalam Lapas dan Rutan.
Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas NTB, Agung Krisna juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan razia gabungan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan razia merupakan langkah penting dalam menjaga integritas serta keamanan di lingkungan Lapas dan Rutan.
“Kegiatan razia harus terus dilaksanakan secara rutin dan terukur sebagai bentuk komitmen jajaran pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Sinergi dengan TNI dan Polri menjadi kekuatan penting dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba dan berbagai pelanggaran di dalam Lapas dan Rutan, ” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa menjelang Hari Raya Idul Fitri, seluruh jajaran pemasyarakatan di wilayah Nusa Tenggara Barat harus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan guna memastikan situasi tetap kondusif.(Adb)

14 hours ago
8

















































