Tiba di Ende, Relawan Gerakan Anak Negeri Disambut Kadinkes, Siap Turun ke Lokasi Terdampak Gempa NTT

4 hours ago 6

Beranda Berita Utama Tiba di Ende, Relawan Gerakan Anak Negeri Disambut Kadinkes, Siap Turun ke Lokasi Terdampak Gempa NTT

Koordinator GAN sekaligus GM Radar Depok, Iqbal Muhammad, bersama Kadinkes Ende, Fransisca Nusanumba Ero. FOTO: NUR ARIFIN/GERAKAN ANAK NEGERI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Setelah delay sekitar empat jam di Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), relawan Gerakan Anak Negeri (GAN) akhirnya terbang menuju Kabupaten Ende sekitar pukul 15.20 WITA dan tiba di Bandara H. Hasan Aroeboesman Ende pukul 16.30 WITA, Sabtu (22/8/2026).

Setibanya di Kabupaten Ende, relawan Gerakan Anak Negeri langsung menuju kediaman Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ende, Fransisca Nusanumba Ero, ditemani Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Ende, Berto Rimba.

Di sana, tim disambut hangat. Mereka berdiskusi mengenai kondisi Ende pascagempa bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 05.58 WITA.

Tim Gerakan Anak Negeri juga meminta arahan kepada Kadinkes untuk mengetahui wilayah mana yang membutuhkan penanganan medis.

“Saya berterima kasih kepada tim Gerakan Anak Negeri yang sudah menunjukan kepeduliannya. Nanti kita akan bergerak bersama ke wilayah-wilayah yang butuh penanganan,” ujar Kadinkes Ende, Fransisca Nusanumba Ero.

BACA JUGA: Pesawat Sempat Gagal Mendarat, Tim Gerakan Anak Negeri Peduli Gempa NTT Tiba di Bandara El Tari Kupang

Dalam misi kemanusiaan ini, ada delapan relawan GAN yang berangkat ke NTT, yakni Koordinator GAN sekaligus GM Radar Depok, Iqbal Muhammad, Tim Advance Arie Sudharisman, dokter dari RSUD KISA Depok Farish Maulana Irfan dan dua Paramedis Topan Aditya Hendra W dan Adi Nurrochman Madjid.

Selain itu, aja juga dua relawan spesialis refleksi dari Cimande Ihwan Setiawan dan Muhamad Fadilah, serta satu jurnalis Nur Arifin.

Relawan Gerakan Anak Negeri juga membawa obat-obatan dan berencana tinggal beberapa hari ke depan untuk membantu pemulihan pasca-bencana. (Nur Arifin)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |