Susah Tidur di Malam Hari? Coba 6 Makanan Ini untuk Bantu Tidur Lebih Nyenyak

10 hours ago 13

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Gangguan tidur seperti sulit memejamkan mata, membutuhkan waktu lama untuk terlelap, atau terbangun berkali-kali di tengah malam dapat membuat tubuh terasa lelah keesokan harinya. Jika terjadi berulang, kondisi tersebut juga bisa memengaruhi konsentrasi, produktivitas, hingga suasana hati saat menjalani aktivitas.

Selain membangun kebiasaan tidur yang teratur, asupan makanan sehari-hari juga dapat menjadi salah satu faktor yang diperhatikan. Sejumlah makanan mengandung vitamin, mineral, antioksidan, maupun asam amino yang berhubungan dengan proses relaksasi dan pengaturan siklus tidur.

Salah satu nutrisi yang kerap dikaitkan dengan proses tersebut adalah triptofan. Asam amino ini digunakan tubuh dalam pembentukan serotonin dan melatonin, dua senyawa yang memiliki peran dalam pengaturan suasana hati serta siklus tidur.

Meski demikian, makanan bukanlah pengganti pengobatan medis untuk insomnia. Apabila gangguan tidur terjadi terus-menerus, semakin berat, atau sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya seseorang berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Dilansir dari English Jagran, terdapat sejumlah makanan yang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk membantu mendukung kualitas tidur. Berikut enam di antaranya.

1. Kiwi

Kiwi merupakan buah yang kaya akan berbagai zat gizi dan antioksidan. Kandungan tersebut membuat kiwi menjadi salah satu pilihan buah yang baik untuk melengkapi pola makan sehari-hari sekaligus membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Buah kiwi juga mengandung serotonin yang sering dikaitkan dengan proses relaksasi dan kualitas tidur. Karena itu, mengonsumsi kiwi dapat menjadi salah satu pilihan dalam pola makan yang mendukung rutinitas istirahat.

Kiwi dapat dinikmati sebagai camilan pada sore atau malam hari dan tetap sebaiknya dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang yang mencakup buah, sayuran, protein, serta makanan tinggi serat.

2. Pisang

Pisang menjadi salah satu buah yang mudah ditemukan dan praktis dikonsumsi sebagai camilan. Buah ini mengandung berbagai nutrisi, di antaranya kalium dan triptofan.

Baca Juga: Benarkah TWS Aman untuk Kesehatan Telinga? Ini Risiko dan Cara Pakainya yang Tepat

Triptofan merupakan asam amino yang digunakan tubuh dalam rangkaian proses pembentukan serotonin dan melatonin. Kedua senyawa tersebut memiliki kaitan dengan pengaturan suasana hati dan siklus tidur.

Karena mudah dikonsumsi dan cukup mengenyangkan, pisang bisa menjadi alternatif camilan ringan menjelang malam. Namun, manfaatnya tetap perlu dilihat sebagai bagian dari pola makan sehat secara keseluruhan, bukan sebagai obat untuk mengatasi insomnia.

3. Bawang Putih

Bawang putih selama ini dikenal sebagai bumbu dapur yang memiliki berbagai senyawa bioaktif dan sifat antioksidan. Penggunaannya dalam makanan sehari-hari dapat membantu menambah cita rasa sekaligus menjadi bagian dari pola makan yang kaya bahan pangan alami.

Sejumlah sumber juga mengaitkan konsumsi bawang putih dengan berbagai fungsi tubuh yang dapat mendukung kesehatan secara umum. Pola makan yang sehat pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap rutinitas tidur yang lebih baik.

Meski begitu, bawang putih tidak dapat dianggap sebagai obat khusus untuk mengatasi insomnia. Konsumsinya lebih tepat ditempatkan sebagai bagian dari menu bergizi dan seimbang.

4. Tanaman Herbal

Beberapa tanaman herbal, seperti sage dan basil, juga dapat dimanfaatkan dalam makanan maupun minuman. Selain memberikan aroma dan rasa yang khas, bahan herbal dapat menjadi bagian dari rutinitas malam yang menenangkan.

Misalnya, tanaman herbal tertentu dapat digunakan sebagai campuran minuman hangat yang dikonsumsi sebelum tidur. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menciptakan suasana yang lebih rileks ketika tubuh mulai bersiap untuk beristirahat.

Namun, efek menenangkan setiap jenis herbal dapat berbeda pada setiap orang. Penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh dan pola konsumsi sehari-hari.

5. Makanan yang Kaya Magnesium

Magnesium merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi. Mineral ini dapat diperoleh dari sejumlah bahan makanan yang mudah ditemukan.

Beberapa contohnya adalah bayam, kacang almond, alpukat, serta berbagai jenis sayuran hijau. Memenuhi kebutuhan magnesium melalui makanan bergizi dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan dan menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kebiasaan tidur yang baik.

Alih-alih hanya mengandalkan satu jenis makanan, kebutuhan magnesium sebaiknya dipenuhi melalui variasi makanan bergizi. Pola makan yang beragam juga membantu tubuh memperoleh nutrisi lain yang dibutuhkan.

6. Makanan dengan Lemak Sehat

Kacang-kacangan dan selai kacang dapat menjadi pilihan camilan karena mengandung lemak tak jenuh serta berbagai nutrisi lainnya. Jenis makanan ini juga dapat membantu memberikan rasa kenyang sehingga cocok dijadikan bagian dari pola makan seimbang.

Kacang-kacangan turut dikaitkan dengan proses produksi serotonin karena mengandung sejumlah nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, konsumsi kacang-kacangan dalam jumlah yang sesuai juga kerap menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung.

Meski demikian, porsi tetap perlu diperhatikan, terutama untuk produk selai kacang yang mungkin mengandung tambahan gula, garam, atau bahan lainnya.

Baca Juga: Tanpa Lip Balm, Ini 5 Bahan Dapur yang Ampuh Haluskan Bibir Kering

Pentingnya Kebiasaan Tidur yang Sehat

Memilih makanan yang tepat hanyalah salah satu bagian dari upaya menjaga kualitas tidur. Kebiasaan lain seperti mempertahankan jadwal tidur dan bangun yang konsisten, menciptakan suasana kamar yang nyaman, serta membatasi aktivitas yang membuat tubuh terlalu terstimulasi sebelum tidur juga penting diperhatikan.

Jika seseorang tetap mengalami kesulitan tidur meskipun sudah melakukan berbagai perubahan gaya hidup, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan. Gangguan tidur yang berlangsung lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari perlu mendapat perhatian dari tenaga kesehatan agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat. (mna)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |