Kasan Abdullah Bawa Pesan Tegas: Demokrasi Setiamekar Harus Terbuka

1 hour ago 7

Beranda Satelit Kasan Abdullah Bawa Pesan Tegas: Demokrasi Setiamekar Harus Terbuka

Calon Kepala Desa Setiamekar (berdiri) saat memberikan sambutan saat kegiatan warga.

RADARBEKASI.ID, TAMBUN SELATAN – Semangat kemerdekaan menjadi pintu masuk bagi Calon Kepala Desa Setiamekar, Kasan Abdullah, untuk menyuarakan pentingnya demokrasi yang terbuka dan partisipatif di tingkat desa. Pesan itu disampaikannya saat silaturahmi dan temu warga dalam dialog interaktif bersama masyarakat RW 06 Perumahan Papan Mas, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (21/8/2026) malam.

Berlangsung di lapangan RW 06 dan dikemas dalam suasana perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, pertemuan tersebut dihadiri Tokoh Masyarakat H. Suwarto, tim pemenangan Kasan Abdullah, serta warga setempat. Suasana pertemuan berlangsung hangat, tetapi pembahasan yang mengemuka menyentuh persoalan penting: bagaimana demokrasi benar-benar dirasakan masyarakat dalam kehidupan pemerintahan desa.

Kasan menegaskan, kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada seremoni tahunan. Nilai kemerdekaan, menurutnya, harus diterjemahkan dalam kebebasan masyarakat menyampaikan aspirasi, menentukan pilihan, dan terlibat dalam pemerintahan tanpa diskriminasi maupun intimidasi.

BACA JUGA : Balkon Enam Kios Tua di Mutiara Gading Timur Mustikajaya Ambruk

“Semangat untuk lepas dari penjajahan, semangat dalam berdemokrasi. Tidak melakukan diskriminasi dan juga intimidasi. Saya warga asli Setiamekar, mau ketemu warga jangan sampai terjadi penghadangan,” ujar Kasan.

Ia menilai demokrasi di Setiamekar tidak boleh berjalan secara terbatas atau tersekat oleh kepentingan tertentu. Masyarakat harus diberi ruang untuk menentukan siapa yang dipercaya memimpin, termasuk dalam pemilihan Ketua RT dan RW.

“Demokrasi harus hidup di Setiamekar. Jangan sampai demokrasi itu disekat-sekat. Masyarakat harus diberikan ruang untuk menentukan siapa yang mereka percaya memimpin di lingkungannya,” tegasnya.

Menurut Kasan, RT dan RW merupakan unsur pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan warga. Karena itu, legitimasi dan kepercayaan masyarakat menjadi modal penting dalam menjalankan pelayanan.

Ia juga memastikan tidak akan melakukan pergantian RT maupun RW secara serampangan apabila nantinya dipercaya memimpin Setiamekar.

“Kalau RT dan RW yang sudah ditunjuk sebelumnya mampu bekerja, melayani masyarakat dengan baik dan diterima warga, tentu akan kita lanjutkan. Tidak ada alasan untuk mengganti hanya karena berbeda pilihan,” jelasnya.

Namun, apabila masyarakat tidak lagi memberikan dukungan, Kasan menilai persoalan tersebut harus dikembalikan kepada mekanisme yang berlaku.

“Kalau masyarakat tidak setuju, tentu harus dikembalikan lagi kepada masyarakat. Kita ikuti aturan yang berlaku. Jangan kepala desa merasa paling berhak menentukan semuanya,” katanya.

Kasan menegaskan perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi alasan membatasi komunikasi maupun pelayanan. Kepala desa, kata dia, harus menjadi pemimpin seluruh masyarakat.

“Siapa pun nanti yang terpilih harus menjadi kepala desa untuk seluruh masyarakat Setiamekar. Tidak boleh ada warga yang dibedakan karena pilihan politiknya,” tegas Kasan.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat RW 06, H. Suwarto, mengatakan dukungannya kepada Kasan Abdullah dilandasi harapan terhadap perubahan nyata di Setiamekar.

“Dukungan saya kepada Kasan bukan karena kepentingan pribadi, tetapi karena ingin melihat perubahan yang nyata. Masyarakat ingin pemimpin yang mau turun langsung, mendengar keluhan warga dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah pembangunan,” ujar Suwarto.

Ia berharap Pilkades Setiamekar menjadi momentum bagi warga menentukan pilihan secara bebas, aman, dan demokratis.

“Demokrasi itu bukan hanya saat memilih kepala desa. Demokrasi harus dirasakan masyarakat setiap hari, termasuk ketika menentukan siapa yang dipercaya menjadi RT dan RW,” pungkasnya.(mif/*)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |