Soal Video Dirut Perumda Tirta Patriot Tertidur saat Rapat, Sekretaris Pansus 8 DPRD Kota Bekasi Misbahudin : Itu Break Waktu Ashar

4 days ago 32

Beranda DPRD Soal Video Dirut Perumda Tirta Patriot Tertidur saat Rapat, Sekretaris Pansus 8 DPRD Kota Bekasi Misbahudin : Itu Break Waktu Ashar

Sekretaris Panitia Khusus (Pansus) 8 DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, saat memimpin rapat ekspose sebagai bagian rangkaian pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kota Bekasi kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tahun Anggaran 2026.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sekretaris Panitia Khusus (Pansus) 8 DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, angkat suara menyusul viralnya video Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, yang tampak tertidur dalam rapat ekspose sebagai bagian rangkaian pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kota Bekasi kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tahun Anggaran 2026.

Misbahudin menjelaskan bahwa dirinya ditunjuk untuk memimpin rapat karena ketua dan wakil ketua belum dapat hadir tepat waktu. Menurutnya, Imam tidak tertidur saat rapat berlangsung. Ia menjelaskan, bahwa momen tersebut terjadi ketika rapat sedang diskors untuk istirahat salat Asar.

“Jadi tidak benar kalau itu disebut bahwa yang bersangkutan tertidur pada saat rapat resmi sedang berlangsung, melainkan saat break waktu Ashar ketika rapat sedang diskors,” ujar Misbah, dikutip dari Pojoksatu.id (Grup Radar Bekasi).

Ia menegaskan, sebagai pimpinan rapat, menjadi tanggung jawabnya untuk mengawasi jalannya pertemuan dan memastikan seluruh peserta, termasuk jajaran direksi BUMD serta Tim Analis dan Tim Naskah Akademik, mengikuti proses rapat secara tertib.

“Saya menilai semua peserta yang hadir, termasuk Dirut Perumda Tirta Patriot, telah mengikuti jalan rapat itu dengan tertib, dengan fokus, dan penuh tanggung jawab,” tutur Misbah.

Selain itu, ia menambahkan, agenda rapat saat itu hanya berupa pemaparan umum dari tiap BUMD kepada anggota dan pimpinan Pansus, serta tim konsultan investasi yang turut hadir.

“Jadi, kami Pansus 8 berharap informasi yang beredar ini dapat diklarifikasi secara proporsional agar tidak menimbulkan persepsi yang negatif, terlebih dengan narasi sesat yang dibumbui dengan fitnah yang keji,” tutupnya. (cr1/aadv)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |