Setelah 4 Kali Tersandung Narkoba, Fariz RM Tak Lagi Pegang HP karena Trauma

5 hours ago 12

Beranda Entertainment Setelah 4 Kali Tersandung Narkoba, Fariz RM Tak Lagi Pegang HP karena Trauma

Fariz RM Pilih Hijrah dan Putus Total dari Dunia Lama. Foto: kaltengpos.jawapos.com

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Musisi senior Fariz RM akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah menjalani masa tahanan selama 10 bulan terkait kasus kepemilikan narkoba jenis sabu dan ganja. Penahanan tersebut bermula dari penangkapan yang dilakukan aparat kepolisian di Bandung, Jawa Barat, pada awal 2025.

Kasus ini menjadi catatan keempat kalinya bagi pelantun lagu-lagu legendaris tersebut terjerat perkara narkotika. 

Perjalanan hukum yang ia jalani pun tidak singkat. Setelah melalui proses persidangan dan menjalani hukuman di balik jeruji besi, Fariz RM kini resmi bebas dan memulai lembaran baru dalam hidupnya.

Kuasa hukum Fariz RM, Deolipa Yumara, mengungkapkan kondisi terkini kliennya usai bebas dari penjara. Menurutnya, masa tahanan menjadi titik balik besar dalam kehidupan sang musisi.

Deolipa menyebut Fariz RM telah menunjukkan perubahan signifikan dan benar-benar bertobat. Bahkan, keputusan untuk meninggalkan penggunaan handphone disebut sebagai salah satu bentuk keseriusan dalam menjalani pertobatan.

“Setelah diklat (penjara) ya berubah memang, sudah bertobat. Jadi Bang Fariz itu sudah lama bertobat sebenarnya, tapi belum dipublikasikan,” ujar Deolipa kepada awak media.

Ia menambahkan bahwa keputusan tidak lagi memegang handphone bukan tanpa alasan. Hal itu dilakukan sebagai langkah konkret untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang berpotensi menyeretnya kembali ke kesalahan yang sama.

Fariz RM sendiri membenarkan bahwa dirinya kini tidak lagi menggunakan handphone. Ia mengaku langkah tersebut diambil demi menjaga diri agar tidak kembali terjerumus.

Baca Juga: DJ Bravy Gores Nama Raxy Neil di Jarinya, Makna untuk Putra Erika Carlina Bikin Meleleh!

Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat di era digital saat ini, handphone menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun bagi Fariz, meninggalkan perangkat komunikasi tersebut adalah bagian dari proses hijrah dan refleksi diri.

Meski demikian, ia tetap membuka diri terhadap tawaran pekerjaan. Namun seluruh komunikasi dan penanganan profesional akan dikelola oleh manajemen yang menaunginya.

“Kalau ada tawaran silakan ke manajemen,” ujar Fariz singkat.

Setelah empat kali tersandung kasus narkoba, Fariz RM kini memilih untuk lebih fokus pada dirinya sendiri. Ia mengaku ingin menata hidup dengan lebih baik dan tidak lagi terbebani oleh berbagai distraksi.

“Pokoknya sekarang pengennya mikirin diri saya sendiri dulu deh,” ungkapnya.

Dalam keseharian, Fariz mengaku aktif menjalani kegiatan keagamaan sebagai bagian dari proses hijrah. Tak hanya itu, sisi kreatifnya sebagai musisi dan seniman juga tetap hidup. Ia bahkan tengah menulis buku dan berencana menerbitkan karya ketiganya dalam waktu dekat. (ce2)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |