Beranda Satelit Pemkot Bekasi Siapkan Polder untuk Atasi Banjir di Kampung Kandang
Lurah Harmul dan pihak DBMSDA saat melakukan pemantauan lokasi Pembuatan Polder. FOTO: ISTIMEWA
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Solusi dalam mengatasi banjir yang kerap merendam Kampung Kandang, RW 02, Kelurahan Harapan Mulya, mulai tampak. Pemerintah Kelurahan Harapan Mulya bersama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi meninjau lahan yang diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan polder sebagai solusi pengendalian genangan di kawasan tersebut, Rabu (3/6).
Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus mengkaji potensi pembangunan infrastruktur pengendali banjir yang selama ini dinantikan warga.
Lurah Harapan Mulya, Agung Adi Putera mengatakan, lokasi yang disurvei merupakan area yang direncanakan menjadi polder guna menampung limpasan air saat curah hujan tinggi.
“Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari rencana pembangunan polder untuk penanganan banjir di wilayah Kampung Kandang RW 02,” ujar Agung.
Menurutnya, pembangunan polder masih berada pada tahap awal perencanaan. Pemerintah bersama DBMSDA saat ini masih melakukan kajian teknis dan survei lapangan sebelum menentukan desain maupun spesifikasi bangunan yang akan dibangun.
Agung mengakui kawasan tersebut merupakan salah satu titik rawan banjir di Kelurahan Harapan Mulya. Karena itu, selain pembangunan polder, normalisasi dan pengangkatan sedimentasi di area yang akan dijadikan tampungan air juga dinilai mendesak dilakukan.
“Yang terpenting saat ini bagaimana kapasitas tampungan air bisa diperbesar. Salah satunya melalui pengangkatan sedimentasi agar lokasi tersebut mampu menampung debit air lebih banyak,” katanya.
Rencana pembangunan polder selanjutnya akan dibahas bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya DBMSDA, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), Dinas Pendidikan, serta Dinas Tata Ruang. Keterlibatan Dinas Pendidikan diperlukan karena sebagian lahan yang akan dikembangkan berada di area yang berbatasan dengan fasilitas pendidikan.
Agung berharap pembahasan lintas OPD dapat segera menghasilkan keputusan konkret sehingga pembangunan polder dapat direalisasikan dan menjadi solusi permanen bagi persoalan banjir yang selama ini menghantui warga Kampung Kandang.
“Mudah-mudahan hasil koordinasi ini bisa mempercepat realisasi pembangunan polder sehingga wilayah Kampung Kandang tidak lagi menjadi langganan banjir,” tandasnya. (pay)

3 hours ago
11
















































