Beranda Berita Utama Realisasi Proyek Infrastruktur di Kota Bekasi Baru 48 Persen
NORMALISASI KALI: Pekerja mengoperasikan alat berat membersihkan aliran kali yang baru selesai dibangun tanggul di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin (24/11). Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tengah mengebut penyelesaian berbagai proyek pembangunan fisik menjelang akhir tahun 2025 yang baru mencapai 70 persen. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Realisasi pengerjaan proyek infrastruktur di Kota Bekasi hingga November 2025 baru mencapai 48 persen. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) berdalih, lambannya progres ini dipengaruhi sejumlah kebijakan pemerintah pusat dan dinamika internal yang membuat pekerjaan berjalan tidak sesuai jadwal.
Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Susanto, mengungkapkan bahwa efisiensi anggaran dari pemerintah pusat dan rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan konsolidasi menjadi faktor utama melambatnya pelaksanaan proyek.
“Jadi gini, kemarin kan panjang ya di 2025 ini kan ada efisiensi dari Presiden, ada surat rekomendasi dari KPK juga ya untuk konsolidasi, terus kan memang mulainya agak-agak terlambat ya,” kata Idi, Rabu (26/11).
Meski begitu, Idi menyebut progres fisik saat ini sudah mencapai 48 persen. Namun, serapan anggaran justru lebih rendah, baru sekitar 20 persen.
“Progres fisik kita sekitar 48% sekarang, lumayan lah ya. Memang keuangannya masih di bawah 20% karena kita lagi kejar untuk berita acara tagihannya, karena tetep kita cek kualitas-kualitas kita, walaupun cepat tetep harus bertanggung jawab ya tapi,” ujarnya.
Idi menegaskan seluruh paket proyek di DBMSDA sebenarnya telah dilelang. Mayoritas kini memasuki tahap pengerjaan oleh pihak ketiga, meski masih ada beberapa paket yang harus dilelang ulang.
“Sampai saat ini kan semua SPK (Surat Perintah Kerja) sudah keluar nih, tinggal tiga biji yang lelang ulang di ABT (APBD Perubahan) lah semua. Murni sudah keluar semua, yang ABT juga terakhir di Rabu ini kemungkinan,” jelasnya.
Meski progres masih jauh dari target, Idi optimistis pengerjaan dapat melesat signifikan pada sisa waktu yang tinggal menghitung minggu. Ia memperkirakan proyek infrastruktur bisa menembus 90 persen pada akhir tahun.
“Nanti di akhir tahun sih kita optimis bisa tetep penyerapan fisiknya bisa sesuai dengan yang dibebankan ke kita nih gitu. Kita masih perkiraan range antara 90 persen,” pungkasnya. (rez)

4 days ago
19

















































