Puluhan UMKM Ramaikan Bazar Ramadan Tarumajaya,

15 hours ago 14

Beranda Ramadan Puluhan UMKM Ramaikan Bazar Ramadan Tarumajaya,

  HARI PERTAMA: Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Ani Rukmini membuka langsung kegiatan  Bazar Ramadan yang berlangsung di Harapan Mulia, Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kamis (19/2). FOTO: KARSIM PRATAMA/RADAR BEKASI  

 RADARBEKASI.ID, BEKASI – Puluhan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai dari kuliner, fesyen hingga kerajinan meramaikan Bazar Ramadan UMKM Tarumajaya.

Program Ramadan yang merupakan kerja sama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Tarumajaya ini berlangsung sejak 1 hingga 20 Ramadan 1447 Hijriah.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Ani Rukmini, membuka langsung kegiatan yang digelar di Harapan Mulia, Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah dan berbagai komunitas terhadap perkembangan UMKM di Kabupaten Bekasi.

“Di UMKM ini selain pemerintah, harus ada kebersamaan, dukungan dan semangat yang sama dari berbagai komunitas atau stakeholder di masyarakat,” ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, saat menghadiri Bazar Ramadan Tarumajaya, Kamis (19/2).

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan ekonomi umat, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk sahur dan berbuka puasa secara bersamaan dalam jumlah besar. Kondisi ini menciptakan segmen pasar tersendiri yang mampu mendongkrak pelaku UMKM.

“Perlu sekali peran pemerintah bisa memfasilitasi pembuatan UMKM ini, ya dari lokal masuk ke regional. Paling tidak kalau itu dianggap terlalu tinggi,(pelaku UMKM) bisa bertahan untuk keluarganya, ketahanan ekonomi keluarganya, ketahanan fisik, akses pendidikan, akses ekonomi itu dia bisa,” katanya.

Ia berharap ke depan akan lebih banyak regulasi yang berpihak dan memperkuat pelaku UMKM.

“Sekarang kita butuh regulasi-regulasi yang betul memperkuat untuk UMKM itu sendiri. Yang dibutuhkan oleh mereka memang bicara permodalan, tapi permodalan itu banyak juga dari BMT-BMT, koperasi,” ujarnya.

“Ya tinggal dukungan misalnya membangun, memperbanyak spot-spot agar mereka bisa berdagang, membangun destinasi kuliner dan mereka bisa menempati,” ungkapnya. (pra)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |