Oknum DPRD Kabupaten Bekasi Diduga Terlibat Pengeroyokan Warga, Bupati Harap Diselesaikan secara Kekeluargaan

3 days ago 18

Beranda Cikarang Oknum DPRD Kabupaten Bekasi Diduga Terlibat Pengeroyokan Warga, Bupati Harap Diselesaikan secara Kekeluargaan

TUNJUKKAN BUKTI: Korban menunjukkan bukti foto wajahnya yang lebam usai dikeroyok sejumlah orang, salah satunya oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi, berinisial N. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial N diduga terlibat dalam kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang warga bernama Fendy (41). Saat ini, kasus tersebut tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban telah melaporkan N beserta sejumlah rekannya ke Polda Metro Jaya pada 30 Oktober 2025. Belakangan, kasus ini kemudian dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi.

Fendy menuturkan bahwa ia datang ke sebuah restoran di kawasan Lippo Cikarang Kabupaten Bekasi pada 29 Oktober 2025 sekitar pukul 20.30 WIB bersama beberapa temannya dan berada di sana hingga sekitar pukul 23.30 WIB.

Saat berada di depan restoran, sopir dari oknum anggota DPRD tersebut menatap dirinya dengan tajam secara berulang. Karena merasa tak nyaman, Fendy akhirnya memberanikan diri bertanya langsung kepada N mengenai maksud sopirnya tersebut.

“Pak, maaf, kenapa ya sopir Bapak menatap saya terus?” ujar Fendy menyampaikan hal ini kepada N.

Ia mengaku harus mengulang pertanyaan itu karena suara musik di lokasi cukup keras. Pertanyaan tersebut, kata dia, membuat N tersinggung dan marah.

“Kenapa kamu nantang saya?. Seketika kejadian penganiayaan menimpa saya,” jelasnya.

Atas kejadian itu, Fendy telah melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian, serta melalui kuasa hukumnya juga melaporkan N ke DPP PDI Perjuangan untuk meminta penegakan sanksi kode etik terhadap terduga pelaku.

“Saya hanya butuh keadilan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menyatakan bahwa persoalan tersebut merupakan masalah pribadi yang dilakukan oleh yang bersangkutan.

“Itulah yang saya takutkan. Saya juga pernah menjadi anggota dewan dan biasanya anggota dewan punya link (jaringan,red), banyak bergaul. Saya sebagai ketua DPC PDI Perjuangan dalam hal ini sering mengingatkan hati-hati kalo kita udah jadi anggota legislatif ini harus terukur berkaitan pergaulan entertaint dan sebagainya jangan berlebihan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pria yang menjabat sebagai bupati Bekasi ini menambahkan bahwa kasus seperti ini menjadi perhatian serius bagi partai.

“Saya sebagai ketua DPC juga kan ada teguran juga dari DPD, DPP. Dan saya harap bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” jelasnya.

Sementara itu, oknum anggota DPRD berinisial N dari Fraksi PDI Perjuangan tidak menjawab pertanyaan yang disampaikan Radar Bekasi. (and)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |