Ngabuburit di Kirab Budaya Cap Go Meh

2 hours ago 7

KIRAB BUDAYA: Warga memadati kawasan Klenteng Hok Lay Kiong untuk menyaksikan Kirab Budaya Cap Go Meh, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (3/3). Atraksi barongsai menjadi hiburan alternatif masyarakat sambil ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa. FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Suasana ngabuburit di Kota Bekasi terasa berbeda. Jika biasanya warga menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa dengan berburu takjil atau berkumpul di taman, kali ini ribuan masyarakat memadati kawasan Klenteng Hok Lay Kiong untuk menyaksikan Kirab Budaya Cap Go Meh, Selasa (3/3).

Kirab yang dimulai sekira pukul 16.00 itu menjadi hiburan alternatif bagi warga yang ingin menikmati suasana Ramadan dengan sentuhan budaya.

Atraksi barongsai, aksi gotong toapekong, dan pertunjukan budaya nusantara menyedot perhatian masyarakat dari berbagai kalangan.

Antusiasme warga terlihat sejak sore. Banyak yang datang bersama keluarga, bahkan membawa anak-anak untuk menyaksikan langsung kemeriahan kirab.

Rina (32), warga Bekasi Timur, mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan tempat.
“Biasanya ngabuburit cuma jalan-jalan cari takjil. Sekarang bisa sambil nonton barongsai, jadi lebih seru dan beda,” katanya.

Hal senada disampaikan Ardi (27), yang sengaja datang bersama teman-temannya.“Ini hiburan gratis tapi meriah banget. Nunggu magrib jadi nggak terasa. Bekasi jadi kelihatan penuh warna,” ujarnya.

Sementar itu, Ketua Yayasan Pancaran Tridharma (YPT), Ronny Hermawan, mengatakan perayaan Cap Go Meh tahun ini memang dinanti, terlebih karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

“Karena ini sudah ditunggu-tunggu sejak lama, apalagi sekarang bulan puasa. Banyak warga yang bisa ngabuburit sambil melihat barongsai dan atraksi budaya lainnya,” ujarnya.

Panitia bersama Dinas Perhubungan Kota Bekasi menyiapkan rute kirab yang dipersingkat menyesuaikan kondisi Ramadan dan hari kerja.

Arak-arakan melintasi kawasan sekitar klenteng menuju RM Cibiuk, Bank BRI, Bekasi Junction, dan ruas jalan sekitarnya sebelum kembali ke titik awal.

Petugas melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional guna menghindari kemacetan. Warga diimbau mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif bila diperlukan.

Sekitar 800 peserta terlibat dalam kirab budaya tahun ini, sementara jumlah penonton diperkirakan mencapai belasan ribu orang.

Perayaan Cap Go Meh yang bertepatan dengan Ramadan ini pun menjadi gambaran harmoninya keberagaman di Kota Bekasi. Tradisi budaya dan suasana ibadah dapat berjalan berdampingan, menghadirkan ngabuburit yang bukan hanya seru, tetapi juga penuh makna. (rez)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |