Beranda Berita Utama Mudahkan Lansia dan Disabilitas ke Puskesmas, Dinkes Kota Bekasi Siapkan Layanan Antar Jemput Pakai Motor
Kepala Dinkes Kota Bekasi, Satya Sriwijayanti Anggraini, menunjukkan sepeda motor yang digunakan untuk layanan antar jemput pasien dan obat. FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Bagi pasien lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas, keterbatasan mobilitas kerap menjadi kendala untuk mendapatkan layanan kesehatan. Kini, warga dengan kondisi tersebut di Kota Bekasi dapat memanfaatkan layanan antar jemput dari Dinas Kesehatan (Dinkes).
Layanan tersebut didukung dua unit sepeda motor beserta pengemudi yang diperoleh dari Ngabila Care. Namun, fasilitas ini baru tersedia di dua lokasi, yakni Puskesmas Kali Baru dan Puskesmas Jatimakmur.
Kepala Dinkes Kota Bekasi, Satya Sriwijayanti Anggraini, mengatakan kendaraan tersebut tidak hanya digunakan untuk mengantar obat, tetapi juga menjemput dan mengantar pasien yang mengalami kesulitan datang ke puskesmas.
“Jadi, dipergunakan untuk mengantar dan mengembalikan pasien. Juga dipergunakan untuk mengantar obat, sehingga memudahkan masyarakat untuk menerima layanan,” ujar Satia di Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (21/7).
Ia menjelaskan untuk menjalankan layanan tersebut masyarakat Kota Bekasi cukup menghubungi puskesmas atau layanan darurat 119. Selanjutnya petugas akan datang untuk menjemput pasien agar dapat memperoleh pelayanan kesehatan.
“Jadi, misalnya ada pasien lansia, disabilitas, tidak ada yang mengantar, sistemnya dia menjemput. Misalnya ada satu pasien yang tua atau disabilitas, dia telpon ke puskesmas atau ke nomor 119 nanti petugas ini akan menjemput,” kata Satya.
Selain mendukung layanan pasien, sepeda motor tersebut juga dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan kesehatan masyarakat, seperti pengiriman spesimen tuberkulosis (TBC) dan HPV DNA PCR ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Bekasi.
Satya berharap layanan serupa dapat diperluas ke seluruh puskesmas di Kota Bekasi. Saat ini, baru dua puskesmas yang mendapatkan fasilitas tersebut.
“Sementara ini kita dapat dua, satu di puskesmas Kali Baru dan satu di Jatimakmur. Jadi, kita harapkan semoga 53 puskesmas berikutnya bisa mendapat layanan yang sama,” pungkasnya. (zak)

4 hours ago
6

















































