Beranda Politik Marak ”Investasi Politik” di Pilkades, Pengamat Sebut Tak Jaminan Amankan Suara di 2029
Roy Kamarullah (Pengamat Politik Bekasi)
RADARBEKASI.ID,BEKASI- Pengamat Politik Bekasi, Roy Kamarullah, menilai pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2026 tidak bisa dijadikan acuan untuk mengamankan suara di kontestasi politik 2029 mendatang.
Menurutnya, jarak Pilkades dengan Pileg atau Pemilu 2029 masih teramat jauh sehingga investasi politik yang ditanam hari ini bisa saja berubah.
Hal itu sekaligus menjawab langkah sejumlah anggota legislatif hingga tokoh politik yang turun langsung mendukung salah satu calon kepala desa di Pilkades serentak sebagai investasi politik menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
“Hal-hal seperti itu bisa saja terjadi, tapi untuk membaca konstelasi saat ini, dengan acuannya itu (Pilkades) tidak menjadi sebuah pembagian atau irisan untuk menuju 2029,” ujar Roy, kepada Radar Bekasi, Senin (21/9/26).
Menurutnya, apa yang dilakukan oleh anggota DPRD dan sejumlah politisi dalam mendukung calon di Pilkades untuk kepentingan 2029 tidak bisa menjamin hasil sesuai yang diharapkan.
“Enggak bisa jadi acuan. Dengan jarak waktu yang masih panjang ini, masih sangat dinamis untuk menuju 2029. Bisa jadi yang hari ini disepakati, di 2029 karena jaraknya masih begitu jauh, dinamisnya luar biasa, jadi tidak menghasilkan siapa-siapa,” tuturnya.
Roy menganggap jika beruntung, investasi tersebut tepat. Namun jika tak sesuai harapan itu bagian dari risiko. Pasalnya, tak hanya sekadar dukungan, sumbangsih finansial tak sedikit juga harus dikeluarkan. “Yang namanya investasi tidak semuanya mulus, kalau bisa beruntung ya bagus. Misalkan tidak beruntung, ya risiko investasi politik,” sambungnya. (pra)

4 hours ago
8

















































