Beranda Lifestyle Kuliner Kue Keranjang Tradisional Jadi Modern, Dodol Wijen Devina Hermawan Siap Menggoda Lidah
RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Tahun Baru Imlek 2026 kembali menjadi momen istimewa yang dinantikan banyak orang, khususnya masyarakat Tionghoa di Indonesia. Selain identik dengan berbagai tradisi turun-temurun dan nilai budaya yang kental, perayaan ini juga selalu disertai antusiasme terkait jadwal libur nasional dan cuti bersama.
Momentum tersebut biasanya dimanfaatkan untuk pulang kampung, berkumpul bersama keluarga besar, serta mempererat tali silaturahmi.
Dalam tradisi Imlek, kebersamaan tidak lengkap tanpa kehadiran hidangan khas di meja makan. Aneka kue dan sajian manis menjadi simbol harapan dan doa baik di tahun yang baru. Salah satu makanan yang hampir selalu hadir adalah kue keranjang, yang juga dikenal dengan sebutan dodol Tionghoa.
Kue keranjang memiliki banyak nama di berbagai daerah. Ada yang menyebutnya kue bakul, dodol China, dodol Tionghoa, hingga jenang China dalam bahasa Jawa. Namun, nama aslinya adalah Nian Gao atau Ni Kwe, yang secara harfiah berarti “kue tahunan”.
Teksturnya yang legit dan kenyal dengan cita rasa manis membuat kudapan ini digemari berbagai kalangan, tidak hanya oleh masyarakat Tionghoa.
Secara tradisional, kue keranjang digunakan sebagai sesaji dalam upacara sembahyang leluhur yang dilakukan sekitar tujuh hari menjelang Tahun Baru Imlek. Kue tersebut biasanya tidak langsung disantap, melainkan disimpan hingga perayaan Cap Go Meh, yakni malam ke-15 setelah Imlek.
Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, kue ini dipersembahkan untuk menyenangkan Dewa Tungku agar membawa kebahagiaan dan keberuntungan bagi keluarga. Bentuknya yang bulat melambangkan persatuan, keharmonisan keluarga, serta tekad yang utuh dalam menyongsong tahun baru.
Seiring perkembangan zaman, kue keranjang kini hadir dalam berbagai kreasi modern. Salah satunya diperkenalkan oleh Devina Hermawan melalui kanal YouTube miliknya. Ia membagikan resep kue keranjang versi kekinian dengan tambahan topping wijen sangrai yang tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga menambah aroma serta cita rasa yang lebih kaya.
Baca Juga: 6 Shio Pembawa Rezeki Imlek 2026, Diprediksi Jadi Jutawan Tahun Ini
Berikut resep Dodol Wijen (6 buah):
Bahan-bahan:
- 265 gram BOLA Deli Tepung Ketan
- 800 ml santan kental
- 350 gram gula merah, disisir halus
- 60 gram gula pasir
- 50 ml minyak kelapa atau minyak goreng
- ½ sendok teh garam
- ½ sendok teh vanili bubuk
- 3 lembar daun pandan
Topping:
- Wijen sangrai secukupnya
Pembungkus:
- Plastik
- Benang kasur
Baca Juga: Sup Daging Kacang Merah: Resep Sehat dan Lezat untuk Menjaga Tubuh di Musim Hujan
Cara membuat:
- Campurkan santan, gula merah, gula pasir, garam, vanili bubuk, minyak kelapa, dan daun pandan, aduk lalu masak di api sedang selama 5-10 menit kemudian saring
- Tuang cairan yang sudah tidak mendidih ke dalam BOLA Deli tepung ketan secara perlahan sambil diaduk
- Masak kembali di api sedang kecil sambil diaduk hingga mengental, kecilkan api masak hingga adonan mengkilap selama 30-35 menit
- Pindahkan adonan ke dalam wadah anti panas yang sudah dialasi daun pisang
- Tutup dengan cling wrap hingga menyentuh dasar adonan, tusuk dengan tusukan sate lalu kukus selama 90 menit
- Diamkan dodol selama 8 jam atau semalaman
- Setelah dingin, bagi dodol menjadi 3 bagian dengan pisau yang sudah di olesi minyak
- Masukkan ke dalam wijen, ratakan
- Gulung dengan plastik kemudian eratkan tiap ujung dengan benang kasur
- Dodol wijen siap dihidangkan. (ce2)

20 hours ago
17
















































