Beranda Entertainment Karina Ranau Alami Trauma Berat Usai Diduga Didorong Pelanggan, Kondisi Kesehatan Masih Terganggu
Potret Karina Ranau. Foto: Instagram
RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Pengalaman kurang menyenangkan belum lama ini dialami Karina Ranau di depan warung makan miliknya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Kejadian itu sontak saja meninggalkan dampak yang tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga secara emosional. Istri aktor senior Epy Kusnandar itu mengaku masih mengalami trauma berat setelah diduga didorong oleh seorang pria hingga terjatuh ke aspal.
Saat ditemui awak media usai menjalani pemeriksaan dan memberikan keterangan kepada pihak kepolisian, Karina mengungkapkan kondisi kesehatannya yang belum sepenuhnya pulih. Peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba itu membuatnya mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh serta gangguan pada kondisi psikologisnya.
Menurut Karina, dorongan yang diterimanya dari pria tersebut terjadi secara mendadak dan dengan tenaga yang sangat kuat. Akibatnya, ia kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke permukaan jalan beraspal.
“Saya benar-benar syok sampai keliyengan. Rasanya gelap saat itu. Bahkan saya tidak tahu bagian tubuh mana yang lebih dulu membentur aspal ketika jatuh,” ujar Karina saat ditemui awak media pada Selasa (16/6/2026).
Benturan yang dialaminya menyebabkan rasa pusing berkepanjangan. Selain itu, sejumlah luka lecet juga terlihat di bagian tubuhnya akibat terjatuh dengan keras.
“Kaki ada baret-baret, sakit juga. Tapi yang paling berasa itu pusingnya dan kagetnya yang luar biasa,” tuturnya.
Meski mengalami cedera fisik, Karina mengaku dampak psikologis yang ia rasakan jauh lebih berat. Hingga kini, ia masih sering teringat momen ketika pria tersebut menghampirinya dengan sikap agresif sebelum insiden terjadi. Rasa takut dan trauma yang membekas membuatnya enggan berhadapan langsung dengan pelaku.
Karina bahkan mengaku menolak bertemu dengan pria tersebut ketika keduanya berada di kantor polisi untuk menjalani proses pemeriksaan.
“Saya masih trauma. Kemarin itu dia (pelaku) ada di kantor polisi, saya juga ada di sana, tapi saya nggak mau ketemu. Malas saya lihat mukanya, masih takut dan sakit hati kalau ingat kejadiannya,” katanya.
Di tengah keterangannya, Karina tampak beberapa kali menahan tangis. Ia mengaku kesedihan terbesarnya bukan hanya karena luka yang dialaminya, melainkan karena membayangkan perasaan kedua orang tuanya yang harus melihat anak mereka diperlakukan kasar oleh orang lain.
Dengan suara bergetar, Karina mempertanyakan apakah pelaku mampu menggantikan rasa sakit yang dirasakan keluarganya akibat kejadian tersebut.
Baca Juga: Istri Mendiang Epy Kusnandar Didorong Pria Sampai Terjungkal ke Jalan Raya, Begini Kronologinya!
“Mereka (pelaku) bisa nggak menggantikan rasa sakitnya kedua orang tua saya? Orang tua saya nggak pernah berbuat kasar, tapi di sini saya yang sudah kerja banting tulang malah digituin sama orang,” ungkapnya lirih.
Untuk memastikan tidak ada cedera serius akibat benturan yang terjadi di kepala maupun tubuhnya, Karina telah menjalani proses visum di bawah pengawasan aparat kepolisian. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi bagian dari proses penyelidikan kasus yang sedang berjalan.
Diketahui, insiden tersebut bermula dari perselisihan terkait masalah parkir di depan warung makan milik Karina di kawasan Kalibata. Seorang pelanggan diduga tidak terima setelah ditegur untuk memindahkan sepeda motornya yang dianggap menghalangi aktivitas usaha lain di sekitar lokasi.
Perdebatan yang awalnya hanya berupa adu mulut kemudian memanas hingga berujung tindakan fisik. Pelaku diduga mendorong Karina dengan keras hingga wanita tersebut terjatuh cukup jauh ke arah jalan raya yang saat itu sedang dipadati kendaraan.
Peristiwa tersebut kini telah dilaporkan kepada pihak berwajib dan masih dalam proses penanganan lebih lanjut. Sementara itu, Karina berharap kejadian serupa tidak lagi terjadi dan pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. (mna)

13 hours ago
13

















































