Beranda Lifestyle Hiburan Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Produser TV Korea Akhirnya Diseret ke Pengadilan
ILUSTRASI: Pelecehan. FOTO: PIXABAY
RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Industri hiburan Korea Selatan kembali diguncang kabar hukum. Seorang produser dari program variety show ternama didakwa atas dugaan pelecehan seksual terhadap rekan kerja juniornya. Dakwaan tersebut resmi diajukan oleh Seoul Western District Prosecutors Office pada 24 Februari lalu.
Menariknya, dakwaan ini diajukan tanpa penahanan terhadap terlapor. Keputusan tersebut diambil setelah jaksa melakukan penyelidikan tambahan yang membatalkan temuan awal kepolisian, yang sebelumnya sempat menghentikan kasus tersebut.
Peristiwa dugaan pelecehan itu disebut terjadi pada Agustus 2025 di sebuah perusahaan yang berlokasi di kawasan Sangam-dong, Seoul, area yang dikenal sebagai pusat industri penyiaran dan media di Korea Selatan.
Produser yang diidentifikasi dengan inisial A diduga melakukan kontak fisik yang tidak diinginkan terhadap korban, yang merupakan rekan kerja juniornya.
Detail lengkap mengenai bentuk kontak fisik tersebut belum diungkap ke publik, namun pihak korban menegaskan bahwa tindakan itu terjadi di lingkungan kerja.
Kuasa hukum korban, Lee Eun Eui, menyatakan bahwa proses hukum kasus ini berlangsung cukup panjang dan melelahkan. Ia juga mengungkapkan bahwa kliennya mengalami tekanan psikologis yang signifikan selama proses berjalan.
Menurut Lee, selain menghadapi proses hukum, korban juga harus menghadapi narasi publik yang cenderung menyalahkan dirinya. Ia menyayangkan munculnya opini yang meragukan atau meremehkan laporan korban di ruang publik.
Kasus ini sempat dihentikan oleh pihak kepolisian, namun korban mengajukan banding atas keputusan tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan lanjutan oleh jaksa, perkara akhirnya kembali dibuka dan berujung pada dakwaan resmi terhadap produser A.
Baca Juga: Benarkah Disney+ Konfirmasi Tayang Drama Knock-Off Kim Soo Hyun? Ini Penjelasannya
Dalam proses lanjutan tersebut, korban menyerahkan rekaman CCTV yang diklaim memperlihatkan dirinya berusaha menghindari kontak fisik dengan produser A. Rekaman itu disebut menjadi salah satu bukti penting dalam pertimbangan jaksa untuk melanjutkan kasus ke tahap dakwaan.
Melalui bukti tersebut, produser A kini dapat dijerat dengan pasal yang berlaku dalam hukum Korea Selatan terkait pelecehan seksual di tempat kerja.
Sejak awal mencuat, produser A telah membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Hingga kini, identitas lengkapnya belum diungkap ke publik, termasuk program variety show mana yang ia tangani.
Kasus ini kembali menyoroti isu pelecehan seksual di lingkungan kerja, khususnya di industri hiburan yang memiliki struktur hierarki kuat antara senior dan junior. Publik kini menanti perkembangan proses persidangan selanjutnya serta kejelasan lebih lanjut mengenai identitas dan status hukum produser yang bersangkutan.(ce2)

2 hours ago
6

















































