Camat Pondokgede Janji Mediasi soal Penolakan Pembangunan Lapangan Padel Dekat Asshodriyah Islamic School Jatibening

3 hours ago 8

Beranda Berita Utama Camat Pondokgede Janji Mediasi soal Penolakan Pembangunan Lapangan Padel Dekat Asshodriyah Islamic School Jatibening

Camat Pondokgede, Zainal Abidin. FOTO: AHMAD PAIRUDZ/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI — Camat Pondokgede, Zainal Abidin, buka suara terkait penolakan orangtua murid Asshodriyah Islamic School (AIS) terhadap pembangunan lapangan padel di Jalan Raya Caman Raya, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi.

Penolakan tersebut disampaikan melalui petisi daring yang telah ditandatangani 2.097 orang hingga Jumat (8/5) pukul 13.47 WIB. Petisi itu berisi dukungan terhadap penolakan pembangunan lapangan padel yang berada dekat SD Asshodriyah Islamic School Jatibening.

Zainal mengatakan, persoalan tersebut saat ini telah didisposisikan ke bidang ketentraman dan ketertiban (trantib) untuk dilakukan mediasi antara pihak-pihak terkait.

“Iya, ini lagi saya disposisi ke Trantib untuk dimediasi,” ujar Zainal usai dihubungi Radar Bekasi, Jumat, (8/5).

BACA JUGA: https://radarbekasi.id/2026/05/08/2-081-warganet-tandatangani-petisi-menolak-pembangunan-lapangan-padel-dekat-asshodriyah-islamic-school-jatibening/

“Sebagai tindak lanjut Trantib nanti mengundang beberapa pihak bersangkutan untuk mencoba mediasi dan, kita fasilitasi,” sambungnya.

Zainal menjelaskan, kewenangan terkait perizinan pembangunan berada di tingkat pemerintah kota. Bukan di wilayah.

“Karena kan perizinan semua di kota, kita gak ada perizinan di wilayah,” jelasnya.

Menurutnya, apabila terdapat penolakan dari warga, mengenai pembangunan lapangan padel tersebut, pihak kecamatan siap memfasilitasi mediasi dengan memanggil pihak-pihak terkait untuk mencari solusi bersama.

‘Sepanjang perizinannya ada ya, gimana kalau perizinannya sudah ada dari Distaru, dari yang lain-lain. Kalau kita kan nggak bisa karena perizinan dari Pemkot semua. Kecuali kalau ada warga kita yang menolak, kita fasilitasi, kita panggil ke pihak kita cari solusinya,” pungkasnya. (zak)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |