Beranda Bisnis BCA Berbagi Ilmu Jangkau Solo, Direktur BCA Ajak Mahasiswa UMS Asah Keterampilan dan Sikap Hadapi Dunia Kerja
1.258 Mahasiswa UMS Mendapat Pembekalan Wawasan Kerja dari Direktur BCA - Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono (kedua dari kanan) bersama Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof. Ihwan Susila, Ph.D, (kanan) serta jajaran rektorat UMS dan manajemen BCA bertukar plakat dalam acara BCA Berbagi Ilmu (BBI) di UMS, Rabu (26/11). Kegiatan kuliah umum yang dipaparkan langsung oleh Widodo tersebut diikuti oleh 1.258 mahasiswa dari berbagai jurusan sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.
RADARBEKASI.ID, BEKASI – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggelar salah satu inisiatif unggulan perseroan, yaitu BCA Berbagi Ilmu (BBI), kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rabu (26/11). Bertempat di Gedung Edutorium UMS, tema kuliah umum BBI tersebut adalah “Sharpening Your Edge: Skills and Attitude for the Next Chapter”. Kuliah umum dipaparkan langsung oleh Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono.
Kegiatan BBI UMS diikuti oleh 1.258 mahasiswa dan mahasiswi serta dihadiri oleh Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, Ph.D, dan manajemen BCA. Melalui tema tersebut, Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono mengatakan, “Saat dunia bergerak dengan cepat, kita harus terus bersikap terbuka dengan memperkaya ilmu baru. Rasa ingin tahu mesti dipupuk kendatipun sudah tidak berstatus sebagai mahasiswa. Di dunia kerja nanti, kemauan untuk belajar merupakan fondasi agar terus berkembang. Pada akhirnya, kemampuan teknis memang penting di dunia kerja. Namun, saya ingin menggarisbawahi bahwa attitude dan mentalitas tak kalah penting.”
Pertajam Sikap dan Mentalitas sebelum Hadapi Dunia Kerja – Melalui kuliah umum bertema ”Sharpening Your Edge: Skills and Attitude for the Next Chapter”, Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono mengajak peserta BBI di UMS untuk memperkokoh keterampilan dan sikap di tengah dinamika yang bergerak cepat. Kemampuan tersebut diperlukan sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja. Gelaran BBI di UMS merupakan edisi ke-9 sekaligus menjadi penutup di 2025.Lebih lanjut, Widodo juga menggarisbawahi pentingnya mahasiswa memperkokoh sikap dan mentalitas sebelum menghadapi dunia kerja. Menurutnya, lingkungan kerja menuntut ketangguhan di tengah dinamika yang bergerak lebih cepat dibanding saat menempuh pendidikan di universitas. Di samping kemampuan beradaptasi, ia mengatakan mahasiswa harus menguasai diri dalam mengelola emosi. Pasalnya, kematangan emosional menjadi kunci bagi para lulusan muda saat mulai berkarier. “Fresh graduate biasanya akan kaget dengan dinamika dunia kerja yang bergerak cepat. Meskipun kemampuan akademik penting, jangan lupakan juga ketangguhan mental dan kedewasaan emosional. Saat kita mampu mengelola emosi dengan baik, tantangan seberat apapun dapat kita lalui dengan baik,” imbuh Widodo.
Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, Ph.D, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran program BBI di kampusnya. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran BCA di tengah-tengah mahasiswa UMS. Kuliah umum ini menjadi momentum penting bagi kami semua, terutama mahasiswa dan mahasiswi terkasih kami demi memperluas wawasan tentang dunia kerja dan pentingnya membangun sikap profesional sejak dini. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut demi mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.”
BBI UMS merupakan edisi ke-9 dari rangkaian BBI pada 2025. Sebelumnya, BBI diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, IPB University, Universitas Andalas, Universitas Katolik Widya Mandala, Universitas Multimedia Nusantara, dan Universitas Nahdlatul Ulama NTB. Penyelenggaraan BBI di UMS menambah jangkauan program ini, dengan total 6.375 mahasiswa yang berpartisipasi sepanjang 2025.
Bagi BCA, pendidikan berperan penting dalam mendorong mahasiswa untuk mengembangkan diri tidak hanya di ranah akademik. Melalui kegiatan BBI, BCA berupaya mendukung visi Indonesia Emas 2045 lewat pembekalan softskill yang relevan bagi generasi muda. Inisiatif tersebut adalah bentuk komitmen perseroan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dengan menggandeng sejumlah instansi pendidikan sebagai kolaborator.
Selain BBI, Bakti BCA turut menghadirkan program Genera-Z Berbakti pada tahun ini yang mengajak mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam pengabdian masyarakat melalui pendanaan, pendampingan, hingga dukungan publikasi ilmiah.
BCA secara konsisten menjalankan berbagai inisiatif berkelanjutan yang berdampak sosial melalui payung program Bakti BCA. Beragam inisiatif tersebut dilandasi keyakinan bahwa individu yang berdaya mampu memberdayakan komunitasnya serta berkontribusi terhadap kelestarian ekosistem, menciptakan siklus dampak positif yang berkelanjutan. Program Bakti BCA mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan (Bakti Pendidikan), kesehatan (Bakti Kesehatan), pelestarian budaya (Bakti Budaya), pemberdayaan masyarakat (Desa Bakti BCA), hingga pelestarian lingkungan (Bakti Lingkungan). (bps/*)

4 days ago
24

















































