Beranda Entertainment Amanda Manopo Bongkar Teror Mengerikan dari Eks Karyawan, Diancam Dibunuh usai Rugi Rp3 Miliar!
Potret Aktris Amanda Manopo. Foto: Instagram
Amanda menjelaskan bahwa aksi intimidasi tersebut berlangsung melalui berbagai cara. Tidak hanya dirinya yang menjadi sasaran, sejumlah anggota tim manajemen yang bekerja bersamanya juga turut menerima ancaman bernada kekerasan. Berbagai bentuk teror, termasuk melalui media sosial dan pesan suara, disebut telah diterima sebelum kasus ini dibawa ke jalur hukum.
“Ada teror, teror-teror lain ada. Ancaman lewat dari media sosial itu pasti ada. Kita ada voice note-voice note juga,” ujar Amanda Manopo saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, dikutip dari tayangan TikTok pada Kamis (23/7).
Lebih lanjut, istri Kenny Austin itu mengungkapkan bahwa ancaman yang diterimanya bukan sekadar intimidasi biasa. Ia mengaku sempat mendapat ancaman pembunuhan hingga peringatan bahwa pelaku akan mendatanginya secara langsung.
“Ada ancaman ingin membunuh, mendatangi, dan segala macam,” ungkap Amanda.
Meski demikian, Amanda mengaku situasi mulai berubah setelah dirinya bersama tim kuasa hukum mengambil langkah tegas dengan mendatangi pihak kepolisian. Menurutnya, berbagai ancaman yang sebelumnya terus berdatangan mendadak berhenti sejak proses hukum mulai berjalan.
“Itu berhenti ketika pertama kali kita datang ke sini. Dia mungkin takut kali ya,” tutur Amanda.
Sementara itu, kuasa hukum Amanda Manopo, Sandy Arifin, menyatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan langkah hukum secara bertahap. Fokus utama saat ini adalah dugaan penggelapan dana perusahaan yang menyebabkan kerugian hampir Rp3 miliar.
Baca Juga: Isu Benny Jannah Jadi Simpanan Eks Jampidsus Viral, Hotman Paris Sampai Bersumpah Demi Allah
Namun, tim hukum juga mulai mengkaji kemungkinan adanya pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait unggahan maupun ancaman yang diduga dilakukan oleh terlapor.
“Tadi juga sudah kita diskusi terkait juga dengan Undang-Undang ITE, tapi kita lebih mendalami lagi nanti setelah laporan ini berjalan. Karena di Undang-Undang ITE itu memang tadi setelah kita lihat ada beberapa postingan yang merugikan,” jelas Sandy Arifin.
Ia menambahkan, pihaknya akan segera melengkapi seluruh dokumen yang diperlukan untuk pembuatan Laporan Polisi (LP) resmi yang dijadwalkan pada pekan depan. Selain bukti-bukti yang telah dikumpulkan, sejumlah saksi yang mengetahui rangkaian peristiwa tersebut juga telah dipersiapkan untuk memberikan keterangan kepada penyidik.
“Insya Allah minggu depan setelah buat laporan, berikutnya kita akan siapkan semua saksi yang memang mengetahui kejadian tersebut,” kata Sandy Arifin.
Kasus yang dialami Amanda Manopo pun kini menjadi perhatian publik. Selain menyangkut dugaan penggelapan dana perusahaan dengan nilai kerugian yang besar, adanya dugaan ancaman pembunuhan dan teror terhadap sang artis beserta tim manajemennya membuat proses hukum diperkirakan akan terus berkembang seiring penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. (mna)

16 hours ago
11

















































