Beranda Ramadan 70 Tenan Meriahkan Bazar Ramadan PHR Bekasi Utara
RAMAI: Ratusan warga berburu takjil memadati kawasan Sport Centre Perumahan Prima Harapan Regency (PHR), Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Minggu (22/2). Lokasi ini menjadi magnet masyarakat untuk mencari menu berbuka puasa selama Ramadan. FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Suasana berbeda terlihat di Kawasan Sport Centre Perumahan Prima Harapan Regency (PHR), Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Ya, selama Ramadan, lokasi itu “disulap” jadi tempat berburu takjil.
Sejak pukul 15.00 sore hari, pengunjung mulai berdatangan. Mereka sengaja mengajak teman hingga anggota keluarga.
Mereka datang dari lintas wilayah. Ada dari Bekasi Timur, Bekasi Selatan, hingga Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.
Di lokasi, puluhan tenan dengan tenda warna-warni berjejer rapi. Berbagai kudapan khas Ramadan sudah tersaji. Aroma aneka makanan langsung tercium begitu memasuki area bazar. Mulai dari gorengan, sate, dimsum, seafood, hingga minuman segar tersedia dengan harga ramah di kantong.
Dengan kisaran harga Rp2.000 hingga Rp20.000, pengunjung bisa memilih berbagai menu favorit untuk berbuka puasa. Tak heran, lokasi ini selalu dipadati warga menjelang waktu berbuka.
Ketua PKK RW 09 Prima Harapan Regency, Yuni, mengatakan bazar Ramadan ini rutin digelar dan kini telah memasuki tahun kelima pelaksanaan.
“Hampir setiap tahun kami menggelar bazar Ramadan, ini sudah tahun kelima. Untuk tahun ini ada sekira 70 tenan, hampir setiap tahun jumlahnya sama,” kata Yuni di lokasi, Minggu (22/2).
Antusiasme masyarakat disebut terus meningkat. Sekretaris Bazar Ramadan PHR, Rani, memperkirakan jumlah pengunjung mencapai ratusan orang setiap hari.
“Kalau mau diprediksi mungkin bisa 500 sampai 700 pengunjung per hari. Apalagi kalau weekend bisa bertambah sampai 800 sampai 900 pengunjung,” jelas Rani.
Bazar Ramadan PHR dibuka setiap hari mulai pukul 14.00 hingga 18.30, sejak 19 Februari hingga 15 Maret 2026.
Salah satu pedagang, Midih, mengaku merasakan dampak positif dari ramainya bazar tersebut. Ia menjual steak ayam, sate dakoci, sosis, kebab, hingga corndog.
“Saya memang biasa jualan di event, tapi di rumah juga ada outlet frozen food. Untuk bazar Ramadan ini, dari tahun ke tahun makin ramai,” ujar Midih.
Menurutnya, cuaca cerah menjadi faktor penting dalam mendongkrak jumlah pengunjung dan omzet pedagang.
“Yang penting cuacanya bagus, cerah, pasti ramai. Omzet juga naik terus, alhamdulillah bisa meningkat sekitar 20 persen,” tutupnya. (*)

14 hours ago
15

















































