6 Tips Lolos Interview Kerja yang Wajib Diketahui Pencari Kerja

1 day ago 14

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Dalam proses mendapatkan sebuah pekerjaan, terdapat beberapa tahapan penting yang harus dilalui oleh setiap kandidat. 

Mulai dari mencari lowongan pekerjaan, mengirimkan berkas lamaran, mengikuti seleksi administrasi, menghadapi perekrut dalam sesi wawancara kerja, hingga tahap akhir berupa finalisasi perekrutan dan penandatanganan kontrak kerja.

Dari seluruh rangkaian tersebut, wawancara kerja menjadi salah satu tahap paling krusial. Tahapan ini bukan hanya menentukan apakah kamu akan diterima atau tidak, tetapi juga menjadi momen penting untuk membahas berbagai hal mendasar, seperti tanggung jawab pekerjaan, sistem kerja, ketentuan kontrak, hingga peluang pengembangan karier dan kemungkinan gaji.

Jika kesempatan wawancara ini tidak dimanfaatkan dengan maksimal, kamu bisa kehilangan momentum untuk meyakinkan perekrut bahwa kamulah kandidat terbaik. Bahkan, kamu juga berpotensi melewatkan peluang untuk menyusun perencanaan jenjang karier yang sesuai dengan tujuan hidupmu.

Agar peluang lolos tahap wawancara kerja semakin besar, melansir dari jobstreet, berikut beberapa tips penting yang perlu kamu perhatikan agar interview berjalan lancar dan meninggalkan kesan positif.

1. Datang 30 Menit Lebih Awal

Peribahasa “perahu sudah di tangan, perahu sudah di air” sangat tepat menggambarkan persiapan menghadapi wawancara kerja. Artinya, kamu harus benar-benar siap sebelum menghadapi momen penting ini.

Jika jadwal wawancara ditentukan pukul 10.00 pagi, jangan datang tepat waktu, apalagi terlambat. Perhitungkan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi di perjalanan, seperti kemacetan, transportasi terlambat, atau cuaca buruk. Sebaiknya kamu sudah tiba di lokasi wawancara sekitar 30 menit lebih awal.

Datang lebih awal akan memberimu waktu untuk menenangkan diri, merapikan penampilan, serta mempersiapkan mental agar tidak gugup. Dibandingkan terlambat dan meninggalkan kesan buruk, menunggu sebentar jauh lebih aman dan profesional.

2. Cari Informasi Lengkap tentang Perusahaan

Perekrut tidak hanya menilai keterampilan dan pengalaman kerja kandidat, tetapi juga mencermati kepribadian, sikap, dan kesesuaian nilai dengan perusahaan. Mereka ingin memastikan apakah calon karyawan mampu beradaptasi dengan budaya kerja dan visi perusahaan.

Baca Juga: Baterai iPhone Cepat Habis? Ini 8 Cara Ampuh Biar Tahan Seharian

Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mempelajari profil perusahaan sebelum wawancara. Kunjungi website resmi perusahaan, pahami visi dan misi, nilai-nilai yang dijunjung, serta bidang industri yang digeluti. Jika kamu mampu menunjukkan bahwa dirimu memiliki keselarasan dengan budaya dan tujuan perusahaan, peluangmu untuk lolos akan semakin besar.

3. Tunjukkan Rasa Percaya Diri dan Sikap Profesional

Sikap percaya diri menjadi salah satu poin penilaian utama dalam wawancara kerja. Bahasa tubuh, cara duduk, hingga cara berbicara dapat mencerminkan kepribadian dan kesiapanmu sebagai calon karyawan.

Pastikan kamu memberi salam saat memasuki ruangan, duduk dengan posisi tegak namun tetap rileks, serta berbicara dengan jelas dan sopan. Hindari nada bicara yang ragu-ragu atau terlalu memaksa. Tunjukkan antusiasme dan energi positif agar perekrut melihat bahwa kamu benar-benar tertarik dan siap berkontribusi bagi perusahaan.

4. Pahami Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat Perkenalan

Saat diminta memperkenalkan diri, jangan hanya menyebutkan data pribadi. Manfaatkan momen ini untuk menonjolkan kelebihan, potensi, dan keterampilan yang relevan dengan posisi yang dilamar.

Kenali kemampuan utama yang bisa kamu tawarkan kepada perusahaan, termasuk pencapaian kerja, pengalaman profesional, penghargaan, atau proyek penting yang pernah kamu tangani. Persiapan ini akan membantumu menjawab pertanyaan dengan lebih percaya diri dan terstruktur, sekaligus menunjukkan bahwa kamu memahami nilai dirimu sendiri.

5. Sesuaikan Penampilan dengan Posisi yang Dilamar

Penampilan juga memegang peranan penting dalam wawancara kerja. Jika perusahaan mencantumkan dress code, pastikan kamu mengikutinya. Namun jika tidak ada informasi khusus, sesuaikan gaya berpakaian dengan latar belakang perusahaan dan posisi yang dilamar.

Gunakan pakaian yang sopan, rapi, nyaman, dan pas di badan. Hindari berpakaian terlalu santai, seperti mengenakan sandal atau pakaian yang tidak pantas. Penampilan yang tepat akan meningkatkan rasa percaya diri sekaligus memberi kesan profesional di mata perekrut.

Baca Juga: 7 Tips Supaya Kamu Nggak Kecanduan Gadget, Sudah Coba?

6. Ajukan Pertanyaan yang Relevan

Wawancara kerja bukanlah sesi satu arah. Kamu juga berhak dan dianjurkan untuk mengajukan pertanyaan. Gunakan kesempatan ini untuk menggali informasi lebih dalam tentang sistem kerja, budaya perusahaan, peluang pengembangan karier, serta ekspektasi perusahaan terhadap posisi yang kamu lamar.

Mengajukan pertanyaan menunjukkan bahwa kamu memiliki ketertarikan dan keseriusan terhadap perusahaan. Selain itu, informasi yang kamu dapatkan juga akan membantumu menilai apakah perusahaan tersebut sesuai dengan tujuan karier jangka panjangmu.(ce2)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |