Beranda Politik Rochadi dan Syaiful Huda Hadiri Milad ke-70 Yayasan Attaqwa, Dorong Kolaborasi Pendidikan
RANGKAIAN MILAD: Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Muhamad Rochadi (tengah) bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda (kanan) saat menghadiri rangkaian perayaan Milad ke-70 Yayasan Attaqwa di Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (31/5). FOTO: ISTIMEWA
RADARBEKASI.ID, BEKASI — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Muhamad Rochadi bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menghadiri rangkaian perayaan Milad ke-70 Yayasan Attaqwa di Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (31/5).
Kegiatan yang dihadiri pengurus yayasan, pimpinan sekolah, tenaga pendidik, serta tokoh masyarakat itu menjadi wadah berbagi gagasan untuk mempererat kerja sama dalam memajukan pendidikan Islam di Indonesia.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda yang menjadi pembicara dalam Ijtima Sanawi Yayasan Attaqwa Tahun 1447 Hijriah menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Yayasan Attaqwa.
Menurutnya, selama puluhan tahun Attaqwa konsisten berkiprah di bidang pendidikan, dakwah, dan pelayanan masyarakat. Lembaga pendidikan seperti Attaqwa disebutnya menjadi salah satu pilar penting pembangunan sumber daya manusia di Tanah Air.
Disamping itu ia menegaskan bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa berdiri sendiri, melainkan butuh dukungan dan kerja sama dari banyak pihak. Mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga dunia usaha.
Ia juga menyebut selain kualitas pengajaran dan kurikulum, ketersediaan fasilitas dan sarana pendukung juga menjadi bagian penting agar proses belajar mengajar bisa berjalan lebih baik dan berkualitas.
“Pendidikan islam butuh dukungan semua pihak. Kolaborasi adalah kunci agar lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara ilmu, tapi juga berkarakter kuat dan siap berkontribusi bagi bangsa,” ucapnya.
Di lokasi yang sama, Muhamad Rochadi mengatakan Yayasan Attaqwa memiliki akar sejarah yang kuat serta sistem pendidikan yang maju, salah satunya ditandai dengan sertifikat ISO sebagai standar manajemen pendidikan bertaraf internasional.
“Ya, pendapat saya khususnya di Kabupaten Bekasi, yang mempunyai akar dan mempunyai sistem pendidikan memang Attaqwa jauh lebih maju. Ditandainya dengan mendapatkan sertifikat ISO, itu manajemen pendidikan bertaraf internasional. Berarti memang sudah melampaui, sudah di paling depan, sudah maju dari sisi pendidikan, karena fokus Attaqwa di pendidikan,” ujar pria yang akrab disapa Adi itu kepada Radar Bekasi usai kegiatan.
Menurutnya, Yayasan Attaqwa sudah berkiprah dari sebelum Indonesia merdeka. Hanya saja, baru memiliki legalitas pada 70 tahun yang lalu.
“Kemarin saya ngobrol-ngobrol dengan keluarga besar Attaqwa, ditandai 70 tahun ini ketika memegang berkas legalitas, dihitung dari situ. Padahal sudah berkiprah jauh sebelum Indonesia merdeka,” katanya.
Sejak awal, Ketua DPC PKB Kabupaten Bekasi ini mengungkapkan, partainya berkomitmen sebagai penjaga syiar Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), khususnya di pesantren. Oleh karena itu, ia memastikan dukungannya kepada siapa pun yang konsen di pendidikan.
“Kita sudah komitmen dari awal bahwa penjaga syiar Ahlussunnah wal Jamaah, khususnya di pesantren ya PKB. Siapa pun yang konsen di pendidikan pasti kita support,” ucapnya.
Pada rangkaian kegiatan itu, Rochadi Pada rangkaian kegiatan tersebut, Rochadi bersama rombongan juga menyempatkan diri berziarah ke makam Pahlawan Nasional KH Noer Ali yang berada di kompleks Pondok Pesantren Attaqwa Putri. (pra/adv)

4 hours ago
6

















































