Beranda Politik Reses II di Bekasi Timur, Nuryadi Darmawan Tampung Aspirasi Mini Soccer hingga Persoalan Sampah
Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan, saat reses II di Bekasi Timur, Sabtu, (11/7). FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan, menerima aspirasi masyarakat terkait usulan agar lapangan sepakbola Mandiri Jalan P Sumatera, Kelurahan Aren Jaya Kota Bekasi dapat dikembangkan menjadi lapangan mini soccer.
“Mereka menginginkan bahwa Stadion Lapangan Mandiri ini diajukan dan dipermohonkan untuk menjadi mini soccernya bagi warga wilayah sekitar Aren Jaya,” ujar Nuryadi saat reses II DPRD Kota Bekasi di Bekasi Timur, Sabtu, (11/7).
Ia menjelaskan, seluruh usulan yang disampaikan masyarakat akan dikaji terlebih dahulu sesuai mekanisme perencanaan pembangunan dan skala prioritas yang telah ditetapkan. Menurutnya, setiap aspirasi akan ditindaklanjuti dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.
“Kita nanti lihat, tentunya tadi ada dasar-dasar kita, ada proses perencanaan, ada urutan usulan tadi, sehingga ini nanti bisa kita cermati. Dan tentunya berdasarkan kemampuan anggaran kita juga. Jadi insyaallah kita akan laksanakan sesegera mungkin,” kata Nuryadi.
Politikus PDI Perjuangan itu mengungkapkan, kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut tidak hanya mencakup fasilitas olahraga, tetapi juga perbaikan jalan, pembangunan saluran drainase, hingga penanganan pengelolaan sampah yang turut menjadi aspirasi masyarakat.
“Selain pembangunan lapangan, ada kantor, ada jalan, saluran drainase, kemudian ada beberapa terkait dengan pengelolaan sampah,” ungkap Nuryadi.
Lebih lanjut, Nuryadi menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas seluruh unsur pemerintahan dalam menjalankan program pembangunan. Menurutnya, kolaborasi yang baik menjadi kunci utama dalam menyukseskan pembangunan bagi masyarakat.
“Arahan dari wali kota, kita tetap kompak, tetap solid. Ada parameter, ada standar ukur kita bagaimana suatu program bisa dilaksanakan dengan baik. Tentunya ini adalah harus dengan kekompakan kita sendiri, baik seluruh stakeholder maupun RT, RW, lurah, camat, wali kota, bahkan dengan kita di legislatif. Karena apa? legislatif dan eksekutif adalah prosesnya sebagai penyelenggara pemerintahan daerah,” pungkasnya. (zak)

15 hours ago
8

















































