Beranda Berita Utama Relawan Gerakan Anak Negeri Bawa Makanan Ringan, Senyum Anak-anak Natanangge Terdampak Gempa NTT Merekah
Relawan GAN memberikan makanan ringan kepada anak-anak di Desa Natanangge, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, NTT, Selasa, 25 Agustus 2026. FOTO: ARIFIN/METROPOLITAN
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Duka bencana gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) juga dirasakan anak-anak. Rumah tempatnya berlindung kini dirasa tak aman.
Usai gempa 7,7 magnitudo, kecemasan masih jelas terasa. Tenda-tenda mandiri yang berdiri di depan rumah menjadi bukti. Banyak yang lebih memilih tidur di luar, khawatir ada gempa susulan yang bisa merobohkan bangunan.
Di tengah hari-hari yang dihantui gempa, sekolah juga diliburkan. Kata warga, anak-anak baru masuk 30 Agustus nanti.
“Informasinya tanggal 30 nanti baru sekolah dibuka. Takut gempa susulan karena tembok juga retak-retak,” ujar Maria saat relawan Gerakan Anak Negeri membuka pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Natanangge, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, NTT, Selasa, 25 Agustus 2026.
Relawan GAN juga membawa makanan ringan untuk menghibur anak-anak terdampak gempa NTT. Kepedulian juga datang dari Kepala UPTD Puskesmas Bogor Selatan, dr Maria Yuliana, yang turut menitipkan makanan lewat perawatnya yang ikut dalam misi kemanusiaan GAN, Topan Aditya.
Di tiap dusun-dusun yang dijangkau, relawan GAN biasanya memanggil anak-anak berkumpul usai pemeriksaan kesehatan. Semua berlarian, menghampiri tim yang membawa makanan ringan.
Senyum sederhana anak-anak di lokasi bencana menghangatkan hati. Berharap mereka kuat menghadapi bencana ini. (Arifin/Metropolitan)
Bantu warga NTT yang terdampak gempa. Bersama Gerakan Anak Negeri, ulurkan kepedulian melalui donasi. Caranya mudah, cukup scan QRIS di bawah ini.

7 hours ago
7

















































