Oleh: Ricky Tambunan, Ketua Dewan Pembina Yayasan Marhaen Sejahtera Indonesia (YAMSI)
Masyakat Indonesia melalui netizen, banyak yang menyalahkan Menteri Perumahan dan Pemukiman Maruarar Sirait atau Ara Sirait, ketika akan membantu, dan menyumbangkan Dana Kolekte Natal Nasional ke Palestina.
Netizen dalam ragam komentarnya, menuding Ara salah kaprah. Ke mana anda selama ini ketika gereja ditolak dan dibakar di Indonesia? Kok jauh-jauh menyumbang sampai ke Palestina. Begitu kata banyak netizen menuding Ara.
Ara Sirait, menteri di Kabinet Prabowo Gibran, itu ingin menyumbang dana kolekte Natal Nasional dengan alasan kemanusian. Begitu kata Ara Sirait dalam keterangan persnya.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Marhaen Sejahtera Indonesia, YAMSI Ricky Tambunan mengatakan bahwa pernyataan Ara itu tidak salah.
Banyak dari pada pihak-pihak itu (netizen) yang sesungguhnya tidak mengenal sosok Ara Sirait secara dalam. Hanya bisa bercuap cuap, dan lepas kontrol.
Menurut saya, Ara itu politisi cerdas. Tidak asal cuap-cuap. Saya kenal Ara sejak 1998. Dia itu politisi yang tidak suka dengan laporan. Sedari dulu tidak suka kader pelapor. Kebalikannya, dia suka kader pelopor.
Tentu dari soal isu, bantuan kolekte Natal ini, Ara pasti sudah tahu muaranya dan ke mana dia akan arahkan bantuan kolekte Natal ini akan disumbangkan ke mana, dan kepada siapa. Ara sekalipun tidak menyebut akan serahkan bantuan ke Hamas.
Putera Alm Sabam Sirait ini, sudah pasti tahu penerima bantuan ini besok lewat siapa, dan ke siapa.
Ara kan, tidak sendirian, ada tokoh tokoh gereja yang dia libatkan, baik ephorus HKBP Pdt Viktor Tinambunan dan dari gereja Katolik, dan gereja gereja lain. Ini mengisyaratkan Ara serius membantu Palestina.
Ara saya pikir akan memberikan bantuan tepat sasaran, dan bukan hanya cuap-cuap, dan besar omon-omon, seperti politisi lainnya.
Ara saya kenal persis, dalam mengelola setiap kegiatannya, dia pasti akan transfaran, tepat guna, dan tidak neko neko. Dan semua kegiatan Ara, akan diperiksa akuntan publik, supaya tidak dikorup.
Saya pikir, tokoh tokoh gereja itu akan dilibatkan dalam mengarahkan bantuan kolekte Natal itu nanti.
Saya sudah pastikan, bantuan itu nanti, tidak akan diberikan lewat Hamas, seperti selama ini bantuan-bantuan yang diberikan masyarakat Indonesia dan pemerintah Indonesia, sebagaimana yang diragukan masyarakat atau netizen.
Ingat! Ara dan masyarakat Kristen Indonesia, mau membantu dari sisi kemanusian.
Masyarakat gereja dan kristen, ada juga di Palestina dan mereka perlu juga dibantu. Walaupun masyarakat kristen di sana tergolong hanya minoritas.
Lantas, apa salah Ara dan masyarakat Panitia Natal Nasional membantu Palestina? Apa yang salah? Atau otak kita yang ikut salah?
Masyarakat Kristen Indonesia jangan terjustifikasi dangkal dan tidak mendasar atas pernyataan Ara yang akan membantu Palestina.
Saya dan siapapun, yang mengenal figur Ara Sirait, pasti tahu sifat dan sepak terjang Ara dalam berkegiatan. Dia figur yang bukan ABS (Asal Bapak Senang)
Inget, Yesus pernah menyelamatkan seorang wanita bernama Maria Magdalena, bukan, Yoh 8 ayat 11.
“Barangsiapa di antara kamu di antara kamu yang tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melempar batu”. Setelah orang orang itu pergi satu per satu, Yesus kemudian berkata kepada perempuan itu, ” Aku pun tidak menghukummu.”
Ayat ini mengingatkan kepada kita, dan masyarakat kristen Indonesia serta netizen, supaya tidak salah memahami maksud dan niat baik Ara dengan Panitia Natal Nasional, dengan pikiran macam-macam, dan segudang kesalahan.
Bicara gereja, Ara Sirait dan alm bapaknya Sabam Sirait, setahu saya adalah orang yang selama ini ada di garis depan dalam banyak membantu gereja di Indonesia.
Ara dan Alm Sabam Sirait, adalah politisi yang kerap berbuat untuk membantu, tanpa cuap-cuap, dan omon-omon, termasuk membantu, baik pemikiran dan dana, tanpa harus membeda-bedakan, asal muasal gereja atau dominasi gereja. (*)

6 days ago
25

















































