BERLUBANG: Ruas Jalan KH Noer Alie Kalimalang di simpang Caman tampak masih jauh dari kondisi mulus.
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kondisi jalanan utama di Kota Bekasi menjadi sorotan jelang memasuki masa arus mudik Lebaran 2026. Sejumlah ruas yang menjadi jalur vital pemudik dari DKI Jakarta menuju wilayah timur masih berkondisi rusak.
Pantauan Radar Bekasi di lapangan menunjukkan beberapa titik jalur mudik sudah mulai diperbaiki, di antaranya Jalan Ir H Juanda dan Jalan Chairil Anwar. Namun, kerusakan masih terlihat di sejumlah ruas lain, seperti Jalan KH Noer Alie (Kalimalang) yang masih menyisakan lubang di beberapa titik.
Kerusakan jalan ini muncul setelah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur wilayah Kota Bekasi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu mobilitas warga serta kelancaran arus mudik jika tidak segera ditangani.
Sejumlah ruas yang menjadi jalur utama pemudik di Kota Bekasi antara lain Jalan KH Noer Alie, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Sultan Agung, Jalan Ir H Juanda, Jalan Ahmad Yani, Jalan M Hasibuan, Jalan Cut Mutia, hingga Jalan Chairil Anwar.
Pemerintah Kota Bekasi menargetkan seluruh jalan yang menjadi kewenangan daerah sudah dalam kondisi mulus paling lambat H-10 Lebaran.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, memastikan perbaikan jalan terus dikebut agar jalur mudik aman dilalui pemudik.
“Biasanya target kita memang H-10. InsyaAllah dari pekerjaan yang sudah berjalan, semuanya bisa clear,” ujar Idi.
Ia optimistis kondisi jalan akan jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya karena pekerjaan fisik sudah dimulai sejak awal tahun.
Meski demikian, cuaca hujan menjadi tantangan dalam proses perbaikan. Untuk mengatasi hal itu, pihaknya menggunakan metode beton fast track agar jalan lebih cepat kering dan segera bisa dilalui kendaraan.
“Nanti saat H-10 arus mudik sudah mulai terlihat. Dari KH Noer Alie, Hasibuan, Chairil Anwar, Juanda sampai Sudirman, dari arah Jakarta ke timur kita upayakan clear semua,” katanya.
Selain jalur utama mudik, perbaikan juga dilakukan di sejumlah jalan kota guna mendukung mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.
DBMSDA juga mengantisipasi titik-titik jalan yang rawan tergenang saat hujan deras dengan menyiagakan petugas di lokasi tersebut.
“Selama arus mudik tim kami standby 24 jam. Tidak ada yang kosong,” tegasnya. (sur)

22 hours ago
20
















































