Beranda Cikarang Delapan Remaja Tak Berkutik Diringkus Polisi saat Hendak Tawuran di Cikarang Utara
DIAMANKAN: Remaja diduga hendak tawuran diamankan di Polsek Cikarang Utara, Minggu (14/6). FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sebanyak delapan remaja tak berkutik saat diringkus jajaran kepolisian di depan Perumahan Bumi Citra Lestari, Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (14/6) dini hari. Mereka diduga kuat tengah bersiap menggelar aksi tawuran jalanan sebelum akhirnya digerebek petugas.
Kasie Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, mengungkapkan, kedelapan remaja tanggung itu diamankan saat patroli malam yang dipimpin Aipda Slamet bersama lima personel Patra Brimob Den D. Petugas awalnya mencurigai kerumunan sekitar 50 pemuda yang memblokade jalan.
“Saat petugas mendekati kerumunan tersebut, para remaja langsung membubarkan diri dan melarikan diri,” ucap Aliyani, Minggu (14/6)
Petugas kemudian melakukan pengejaran. Dari aksi kejar-kejaran itu, polisi berhasil mengamankan delapan remaja. Meski tidak ditemukan senjata yang melekat di badan mereka saat digeledah, polisi yang menyisir area sekitar lokasi menemukan tumpukan senjata tajam.
Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan senjata tajam yang melekat pada kedelapan remaja tersebut. Namun, saat dilakukan pengecekan di sekitar lokasi, ditemukan tujuh senjata tajam berbagai jenis yang tergeletak di dekat warung kosong.
“Selain itu, turut diamankan tujuh unit sepeda motor dan tiga unit handphone,” tambahnya.
Saat ini, kedelapan remaja beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Cikarang Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kepemilikan tujuh senjata tajam yang ditemukan di lokasi.
Aliyani meminta peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas lingkungan. Jika melihat adanya pergerakan massa remaja yang mencurigakan, warga diminta tidak ragu untuk melapor.
“Kami mengimbau para orangtua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari. Hal ini penting untuk mencegah anak-anak terlibat tawuran, kejahatan jalanan, maupun aktivitas lain yang dapat membahayakan diri sendiri dan masyarakat,” pungkasnya. (ris)

5 hours ago
11

















































