Inara Rusli Akui Rela Jadi Istri Kedua Insanul Fahmi Demi Syariat Islam

18 hours ago 15

Beranda Entertainment Inara Rusli Akui Rela Jadi Istri Kedua Insanul Fahmi Demi Syariat Islam

Wardatina Mawa, Insanul Fahmi dan Inara Rusli. Foto: Kollase/Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Konflik rumah tangga yang melibatkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi kembali memasuki babak baru. 

Mantan istri musisi Virgoun itu secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk menjadi istri kedua Insanul Fahmi, yang diketahui masih berstatus sebagai suami sah dari Wardatina Mawa. Pernyataan tersebut menambah sorotan publik terhadap polemik nikah siri yang tengah bergulir.

Dalam pernyataannya yang dikutip dari kanal YouTube Reyben Entertainment, Inara menegaskan bahwa keputusan yang diambilnya bukanlah langkah impulsif. 

Ia mengaku telah mempertimbangkan segala aspek, terutama dari sudut pandang ajaran agama Islam yang memperbolehkan praktik poligami selama dijalankan sesuai dengan syariat.

“Saya menerima saudari M (Wardatina Mawa) sebagai istri pertama, karena bagaimanapun dia secara negara masih tercatat sebagai istri sah atau istri resminya,” ujar Inara.

Inara menuturkan bahwa dirinya sepenuhnya menyerahkan urusan rumah tangga kepada Insanul Fahmi sebagai kepala keluarga. Menurutnya, dalam ajaran Islam, seorang suami memiliki peran sebagai imam, sehingga keputusan akhir dalam rumah tangga berada di tangannya.

“Untuk keputusan dalam rumah tangga itu, maka di dalam Islam semua diserahkan kepada kepala rumah tangga, yaitu kepada imamnya yang dalam hal ini saudara Insan. Saya sebagai orang muslim harus taat dan tunduk pada syariat Islam,” lanjutnya.

Lebih jauh, Inara mengungkapkan bahwa keputusannya untuk tetap bertahan bersama Insanul Fahmi diambil setelah mendapatkan nasihat dari seorang ulama yang sangat ia hormati. Wejangan tersebut membuatnya yakin bahwa apa yang ia jalani merupakan bagian dari ketaatan kepada imam dalam rumah tangga.

Baca Juga: Aura Kasih Tiba-tiba Ganti Nama Akun Instagram Jadi Febria, Ada Apa?

“Kenapa saya bertahan? Karena saya mendapatkan wejangan, sudah diingatkan sama sosok ulama yang tentu kami hormati. Bahwa sebagai istri, apapun keputusan kepala rumah tangga maka kita harus tetap taat,” ungkap Inara.

Saat ditanya mengenai kesiapannya menjadi istri kedua, Inara menjawab dengan tegas tanpa ragu. Ia kembali menekankan bahwa poligami merupakan hal yang diperbolehkan dalam Islam.

“Kalau dibilang siap jadi istri kedua? Ya, kenapa tidak. Karena kan di dalam Islam diperbolehkan,” ujarnya.

Meski demikian, Inara mengaku tidak pernah mendorong Insanul Fahmi untuk meninggalkan istri pertamanya. Justru sebaliknya, ia meminta Insan untuk terlebih dahulu memperbaiki rumah tangganya dengan Wardatina Mawa. 

Menurut Inara, selama tidak ada alasan syar’i yang kuat, pernikahan pertama sebaiknya tetap dipertahankan.

“Saat Insan mengatakan pada saya bahwa dia sudah menjatuhkan talak dua, saya meminta Insan untuk memperbaiki rumah tangganya. Karena saya melihat, walaupun belum mengenal langsung saudari M, tidak ada uzur syar’i untuk diceraikan,” kata Inara.

Ia juga menyebut bahwa Insanul Fahmi tidak serta-merta mengurus perceraian ke pengadilan agama karena masih ingin memberikan kesempatan untuk mempertahankan pernikahan pertamanya.

“Selama itu tidak ada uzur syar’i, alangkah baiknya dicoba untuk memperbaiki rumah tangganya. Itu sebabnya saudara Insan tidak langsung mengurus perceraian karena dia masih mau memberikan kesempatan kepada saudari M,” tambahnya.

Baca Juga: Videonya Viral Lagi! Ini Detik-detik Desta Ditolak Bersalaman oleh Natasha Rizky

Bagi Inara, poligami bukanlah ambisi pribadi ataupun upaya merebut posisi orang lain. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari syariat Islam yang mengatur kehidupan rumah tangga selama dijalankan dengan niat dan cara yang benar.

“Karena, memang sebelumnya menurut pengakuan saudara Insan, dia sudah memberikan opsi kepada saudari M, apakah mau melanjutkan dengan opsi poligami seperti sesuai voice note yang beredar di media sosial, atau memilih selesai secara baik-baik,” tutur Inara.(ce2)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |