Dituding Suka Sesama Jenis, Ustaz Riza Muhammad Bongkar Fakta di Balik Video Viral

3 hours ago 7

Beranda Entertainment Dituding Suka Sesama Jenis, Ustaz Riza Muhammad Bongkar Fakta di Balik Video Viral

Potret Ustaz Riza Muhammad. FOTO: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Ustaz Riza Muhammad akhirnya memberikan klarifikasi terkait isu yang menuding dirinya memiliki ketertarikan terhadap sesama jenis. Isu tersebut kembali ramai setelah sebuah potongan video lama yang memperlihatkan dirinya bersama seorang asisten beredar di media sosial.

Menurut Ustaz Riza, video tersebut kemudian disertai narasi yang dianggap menyudutkan dirinya. Ia pun dengan tegas membantah tudingan tersebut dan menyebut kabar yang beredar sebagai fitnah.

Ia mengaku pemberitaan tersebut cukup menguras energi, baik secara mental maupun fisik. Kondisi itu semakin terasa karena dirinya masih harus menjalani aktivitas sebagai pendakwah dengan jadwal ceramah yang cukup padat.

“Mulai dari pemberitaan yang sangat menyakitkan dengan potongan-potongan video sama asisten saya yang dibilang saya itu penyuka sesama. Waduh, itu luar biasa,” ujar Ustaz Riza Muhammad, dikutip dari okezone.com.

Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan merasa dirinya menjadi sasaran pemberitaan yang menyudutkan dari berbagai sisi.

“Karena itu fitnah, betul-betul fitnah yang menyudutkan saya dari semua lini,” lanjutnya.

Istri Ustaz Riza Ikut Terpukul hingga Menangis

Bukan hanya dirinya yang merasakan dampak dari isu tersebut. Ustaz Riza mengatakan pemberitaan yang beredar juga memberikan tekanan emosional kepada keluarganya, terutama sang istri.

Ia mengungkapkan istrinya merasa sangat terpukul setelah mengetahui isu yang berkembang di media sosial. Bahkan, sang istri disebut sampai menangis karena tidak menyangka suaminya mendapatkan tudingan seperti itu.

“Dan itu luar biasa menyakitkan, terutama istri ya. Jadi ya bohonglah kalau sampai tidak down. Istri merasa waduh luar biasa nangis ya karena pemberitaan itu,” tuturnya.

Ustaz Riza kemudian menjelaskan mengenai sosok laki-laki yang terlihat bersamanya dalam video tersebut. Ia mengatakan pria itu merupakan asistennya yang memang tinggal di rumah dan keberadaannya juga diketahui oleh sang istri.

BACA JUGA:Ayu Dewi Berhasil Pulang ke Indonesia, Penerbangan dari Bangkok Terkendala Erupsi Gunung Anak Krakatau

Menurutnya, tidak ada hubungan khusus maupun perasaan tertentu seperti yang dituduhkan. Kehadiran asisten laki-laki tersebut murni berkaitan dengan kebutuhan pekerjaan di rumah.

Ungkap Alasan Mempekerjakan Asisten Laki-Laki

Ustaz Riza menjelaskan bahwa dirinya memang mempekerjakan cukup banyak orang untuk membantu berbagai pekerjaan di rumah. Ia bahkan menyebut jumlah pekerjanya mencapai sekitar 30 orang.

Salah satu alasan dirinya memiliki asisten laki-laki adalah karena beberapa pekerjaan tertentu membutuhkan tenaga yang lebih kuat. Selain itu, asisten tersebut juga membantu merawat ibunya.

“Memang ART saya laki-laki karena perempuan enggak mampu kerja di rumah, apalagi ngerawat ibu saya siang malam, banyak yang mundur,” jelasnya.

Ia pun kembali menyoroti video yang menjadi pemicu munculnya isu tersebut. Menurut Ustaz Riza, video itu bukan rekaman baru, melainkan dibuat bertahun-tahun lalu dan kembali disebarkan dengan narasi tertentu.

“Potongan video dibilang yang bertahun-tahun lalu itu dimunculkan kembali dan dibikin narasi yang memang memancing,” katanya.

Ustaz Riza Mengaku Tetap Kuat Hadapi Hujatan

Meski mendapatkan berbagai hujatan akibat isu tersebut, Ustaz Riza mengatakan dirinya berusaha tidak larut dalam tekanan. Ia mengaku tetap berusaha menjadi dirinya sendiri dan menghadapi persoalan tersebut dengan tegar.

Ia menilai dirinya memiliki karakter yang kuat sehingga berbagai serangan maupun komentar negatif tidak mudah membuatnya menyerah.

“Tekanan enggak. Saya adalah strong personality. Saya tetap menjadi diri saya sendiri walaupun dihantam dengan berbagai cara,” tutur Ustaz Riza.

Namun, persoalan tersebut terasa jauh lebih berat ketika dampaknya mulai dirasakan oleh keluarga. Ia pun berharap masyarakat tidak mudah mempercayai potongan video maupun narasi di media sosial tanpa mengetahui konteks sebenarnya.(mna)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |