Ruben Onsu Kecewa Berat, Permintaan Sarwendah Saat Bertemu Anak Disebut Kelewat Batas

9 hours ago 12

Beranda Entertainment Ruben Onsu Kecewa Berat, Permintaan Sarwendah Saat Bertemu Anak Disebut Kelewat Batas

Ruben Onsu dan Sarwendah. Foto: Dok. Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Harapan untuk menyelesaikan persoalan hak asuh anak secara damai antara Ruben Onsu dan Sarwendah akhirnya belum menemukan titik terang. Proses mediasi yang dijalani kedua pihak dinyatakan gagal setelah tidak tercapai kesepakatan.

Kegagalan tersebut kemudian diungkap oleh kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang. Menurutnya, proses perundingan terhambat lantaran terdapat sejumlah persyaratan yang diajukan pihak Sarwendah dan dinilai cukup memberatkan kliennya.

Minola mengatakan Ruben sebenarnya tidak mempermasalahkan apabila hak pengasuhan ketiga anak mereka tetap berada di tangan Sarwendah. Ruben hanya berharap tetap mendapatkan kesempatan yang cukup untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama anak-anaknya tanpa adanya hambatan.

“Karena banyak syarat yang diberikan, akhirnya Ruben memutuskan untuk mediasi ini tidak ada titik temu dan melanjutkan gugatan,” ujar Minola Sebayang, dikutip dari GRID.ID pada Selasa (8/9/2026).

Dalam proses mediasi di hadapan hakim mediator, Ruben disebut telah menyampaikan kesediaannya untuk menghormati posisi Sarwendah sebagai pemegang hak asuh anak. Namun, ia meminta agar akses untuk bertemu ketiga buah hatinya tetap diberikan secara leluasa.

“Dalam mediasi Ruben bilang, dia gak masalah hak asuh tetap di S (Sarwendah). Tapi dia minta untuk Ruben dikasih waktu bertemu anak atau tidak dihalangi jika mau bertemu anak,” jelas Minola.

Namun, permintaan tersebut disebut tidak berjalan mulus. Pihak Sarwendah mengajukan syarat berupa pemeriksaan kesehatan sebelum Ruben diperbolehkan bertemu dengan anak-anaknya.

Minola menjelaskan, pemeriksaan kesehatan tersebut sempat dibicarakan di hadapan hakim mediator. Ruben pada awalnya bersedia menjalani pemeriksaan secara berkala, bahkan menyetujui apabila tes dilakukan setiap enam bulan.

Baca Juga: Giorgio Antonio Kekasih Sarwendah Dituding Punya Utang Rp200 Juta ke Nikita Mirzani, Begini Reaksinya

“Dia (Sarwendah) minta syarat tes kesehatan, itu diungkapkan depan hakim mediator. Ruben menyanggupi, hakim bilang per enam bulan, Ruben setuju. Tapi yang gak setuju pihak sana,” ungkap Minola.

Menurut Minola, persoalan kemudian muncul karena pihak Sarwendah disebut menginginkan pemeriksaan dilakukan dalam rentang waktu yang lebih singkat. Bahkan, muncul permintaan agar Ruben menjalani tes kesehatan setiap kali hendak bertemu anak-anaknya.

“Dia seakan meminta setiap bertemu tes kesehatan. Hakim mediator aja sampai bingung, masa ayah mau bertemu anaknya harus tes kesehatan. Akhirnya ditetapkan sebulan sekali,” tambahnya.

Perbedaan pandangan tersebut akhirnya membuat proses mediasi semakin sulit mencapai kesepakatan. Jalan tengah yang ditawarkan hakim mediator pun disebut belum dapat diterima oleh pihak Sarwendah.

Kondisi itu membuat Ruben memilih untuk tidak lagi melanjutkan proses perdamaian melalui mediasi. Perkara hak asuh anak tersebut akhirnya akan diteruskan melalui proses gugatan di pengadilan.

“Ya, sampai akhirnya mediasi dibatalkan saja dan saya diminta Ruben buat membuka ini semua,” pungkas Minola. (mna)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |