Dishub Belum Putuskan Penutupan Perlintasan Sebidang di Belakang Grand Mall Bekasi

8 hours ago 9

Beranda Berita Utama Dishub Belum Putuskan Penutupan Perlintasan Sebidang di Belakang Grand Mall Bekasi

Pengendara melintasi perlintasan sebidang di Jalan Pangeran Jayakarta, Kelurahan Harapan Mulya, tepatnya di belakang Grand Mall Bekasi, belum lama ini. FOTO: SURYA BAGUS/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) belum memutuskan rencana penutupan perlintasan sebidang di belakang Grand Mall Bekasi, Kelurahan Harapan Mulya. Saat ini, pemerintah masih melakukan kajian lanjutan sebelum mengambil keputusan final.

Kepala Dishub Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menegaskan pembahasan mengenai perlintasan sebidang tidak semata-mata berfokus pada penutupan akses. Menurutnya, hal yang lebih utama adalah memastikan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan tetap terjaga dengan baik.

“Akan tetapi bagaimana keamanan perjalanan kereta api, perjalanan pengguna jalan raya, itu tetap dapat kita pastikan berjalan aman,” ucap Zeno di Bekasi, Selasa (7/7/2026).

Sebelumnya, Dishub Kota Bekasi telah menggelar audiensi dengan warga sekitar untuk menyerap aspirasi terkait usulan penutupan perlintasan tersebut. Dalam pertemuan itu, mayoritas warga menyambut positif rencana yang disampaikan pemerintah.

Meski demikian, Zeno menyebut masih terdapat sejumlah masukan dan pertimbangan dari masyarakat yang perlu dibahas lebih lanjut. Pemerintah pun masih membuka ruang dialog sebelum menetapkan keputusan.

“Pada dasarnya warga setempat menyambut positif, terkait usulan penutupan perlintasan sebidang itu. Tetapi, memang perlu ada pembahasan dan diskusi lebih lanjut. Kalau ada catatan-catatan, kita akan duduk bersama kembali,” jelasnya.

Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait penutupan perlintasan sebidang tersebut. Sebab, masih diperlukan pembahasan teknis bersama sejumlah pihak, mulai dari masyarakat, instansi terkait, hingga pihak perkeretaapian.

“Jadi belum ada keputusan. Karena kami masih mengkoordinasikan hal ini secara intens dengan teman-teman PT KAI, Kemudian Daop 1 dan Ditjen Perkeretaapian. Karena kita meminta peran serta dari para stakeholder terkait juga untuk hal ini,” pungkasnya. (zak)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |